Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Unik, Yudisium FKIP UMP Purwokerto Kenakan Pakaian Adat

Calon wisdawan/wisudawati dan seluruh peserta mengenakan baju adat jawa di Auditorium kampus utama UMP Sabtu (12/2/2022) lalu.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Gelaran yudisium FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) periode 2022 di Auditorium kampus utama UMP, Sabtu (12/2/2022). 

TRIBUNJATENG.COM - Ada yang berbeda dari gelaran yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, periode 2022.

Para calon wisudawan/wisudawati dan seluruh peserta mengenakan baju adat Jawa di Auditorium kampus utama UMP, Sabtu (12/2/2022) lalu.

“Kami, saya dekan dan wakil dekan, anggota senat berembuk bersama, karena kami itu menempati pulau jawa maka kami itu wajb hukumnya untuk menghormati untuk menghargai untuk mengulik-ulik budaya, jadi bukan karena kami orang Jawa semata,” ujar Dekan FKIP Drs Eko Suroso MPd, Senin (14/2/2022).

Gelaran yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah periode 2022 di Auditorium kampus utama UMP, Sabtu (12/2/2022).
Gelaran yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah periode 2022 di Auditorium kampus utama UMP, Sabtu (12/2/2022). (IST)

Dalam sambutannya, Eko Suroso berharap agar semua lulusan FKIP UMP bisa menjadi guru yang berkualitas, berkarakter, tidak mudah ikut-ikutan, dan tetap berpegang teguh pada kitab suci Al-Quran.

“Jadilah guru-guru yang berkualitas, punya karakter kuat, tidak usah ikut-ikutan negara manapun, boleh kita ikuti, asal itu sesuai dengan kitab suci kita Alquran, kalau tidak sesuai tidak usah kita ikuti,” jelasnya.

Jika Anda ragu terhadap sesuatu, lanjut Eko, diam jangan putuskan sesuatu.

Tetapi jika sudah mantap dengan alasan-alasan yang kuat, maka putuskan.

Perwakilan mahasiswa dari Prodi PGPAUD Iwan Kurniawan dalam sambutannya mengatakan tumbuh dan berkembang itu tidak searti, tapi saling bersinergi, jangan berhenti sampai di sini.

“Pertumbuhan dan perkembangan itu tidak sedefinisi, tidak searti namun saling bersinergi. Pertumbuhan menyangkut ukuran, quantity, sementara perkembangan menyangkut fungsi, kegunaan, dan quality,” jelasnya.

Gelaran yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah periode 2022 di Auditorium kampus utama UMP, Sabtu (12/2/2022).
Gelaran yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah periode 2022 di Auditorium kampus utama UMP, Sabtu (12/2/2022). (IST)

Menurutnya, organ tangan kita bisa jadi sudah berhenti bertumbuh namun jangan hentikan perkembangannya.

Jangan hentikan fungsinya dengan tetap berjuang keras dan berupaya tetap memberikan fungsi terbaik bagi kehidupan.

“Organ otak kita bisa jadi tidak berkembang ukuran kapasitasnya, namun jangan hentikan fungsi pemikirannya. Perbaiki dan tingkatkan setiap hari hingga bener-benar menjadi dewasa yang banyak arti,” ucapnya.

Lebih lanjut Iwan juga menyampaikan, UMP semakin mendunia, akan menjadi jajaran elite ranking dunia.

“FKIP menjadi pusat pendidikan dan kebudayaan, dan itu akan terjadi di saat kita sudah menjadi mantan. Namun bagaimanapun nama UMP selalu terpatri, nama FKIP selalu tertanam meskipun akan dilabeli kata mantan,” tandasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved