Berita Semarang

Air Sungai Plumbon Mangkang Wetan Meluap Lebih dari Tiga Jam

Hujan seharian menyebabkan luapan sungai sejumlah wilayah di Kecamatan Tugu, Jumat (18/2).

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Air sungai Plumbon Mangkang Kulon meluap hingga ke jalan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hujan seharian menyebabkan luapan sungai sejumlah wilayah di Kecamatan Tugu, Jumat (18/2/2022)

Satu di antaranya terjadi di Sungai Plumbon Kelurahan Mangkang Kulon.

Camat Tugu, Kusnandir menuturkan hujan dengan intesitas cukup tinggi berlangsung dari sebelum waktu Salat Jumat, berdampak meluapnya sungai Beringin di wilayah Mangkang Kulon, Mangkang Wetan, dan Mangunharjo.

Hal tersebut mengakibatkan jebolnya tanggul di RT 3 RW 4 Mangkang Kulon.

"Tanggul jebol tersebut kurang lebih 15 meter dan air mengalir ke arah perkebunan," tutur dia.

Kemudian, kata dia, di RW 1 Mangkang Kulon air di sungai Plumbon meluap.  Selama 3 jam air pun belum juga surut. 

Tidak hanya itu, tanggul jebol juga terjadi di Mangkang Wetan di dekat normalisasi Sungai Beringin.

"Hal ini menyebabkan air melimpas ke jalan kurang lebih 1 jam. Saat ini sudah surut," ujarnya.

Kusnandir mengatakan saat bersama stakeholder terkait sedang bersiaga karena air yang mengalir di sungai Plumbon belum juga surut. Debit air terus bertambah.

"Untuk Mangunharjo dan Mangkang Wetan air sudah surut. Namun yang belum surut di RT 1 RW 1 Mangkang kulon dampak aliran sungai Plumbon," ujarnya.

Ia khawatir kondisi tanggul yang ada RT 1  RW 1 Mangkang Kulon akan jebol. Sebab tanggul tersebut telah ditambal sulam oleh BBWS.

"Saat ini kondisinya mengkhawatirkan sudah retak-retak dan hampir jebol. Kami sudah berkoordinasi dengan BBWS, DPU untuk segera dilaksanakan perbaikan agar tidak berdampak yang tidak diinginkan," tutur dia.

Sementara itu, Sekertaris BPBD Kota Semarang, Winarsono menerangkan hujan deras disertai angin kencang menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah yakni Jalan Soekarno Hatta tepatnya bawah terowongan tol terdapat genangan air setinggi 20 sampai 50 sentimeter. 

Kemudian Jalan Kintelan Baru ketinggian genangan air mencapai 20 sampai 40 sentimeter.

Selanjutnya Jalan Walisongo tepatnya depan Kelurahan Wonosari hingga depan pabrik Sango ketinggian air mencapai 20 hingga 30 sentimeter.

"Di wilayah Ngaliyan Kelurahan Wonosari banjir akibat meluasnya Sungai beringin berdampak pada RT 3,5,6 RW7 ketinggian genangan antara 20 sampai 30 sentimeter," tuturnya.  

Ia menuturkan Kecamatan Tugu Kelurahan juga terdampak banjir. Tepatnya di wilayah  Mangkang Wetan terjadi  banjir disebabkan oleh meluapnya DAS Bringin.

Hal tersebut berdampak di RW 5 RT 1 hingga  6 serta RW 6  RT 2 sampai dengan 4. Ketinggian genangan  antara 40 hingga 50 sentimeter.
 
"Selanjutnya Kelurahan Mangunharjo disebabkan oleh adanya tanggul yang jebol di RT 4,5 RW 5. Hal ini berdampak di RW 1 RT 1,2, dan 3. Kemudian RW 4 RT 1 sampai dengan 6. Ketinggian genangan antara 20 - 30 sentimeter. Sementara Kelurahan Mangkang Kulonmeluapnya sungai Plumbon. berdampak di RW 1 dari RT 1 sampai dengan  7 dan RW 2  dari RT 1 sampai dengan 2. Ketinggian genangan antara 20 sampai dengan 40 sentimeter," tandasnya.  (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved