Berita Jepara
Disiarkan di Youtube, Kompetisi Askab PSSI Jepara Bakal Digelar Tanpa Kehadiran Penonton
Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Jepara bakal menghelar kompetisi untuk tim yang berlaga di divisi I,
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA -- Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Jepara bakal menghelar kompetisi untuk tim yang berlaga di divisi I, II, dan III.
Rencananya kompetisi ini berlangsung tanpa kehadiran penonton. Pendukung tim yang berlaga bisa menyaksikan melalui platform digital.
Ketua Umum Askab PSSI Jepara Nur Aziz menyampaikan kompetisi tersebut bergulir mulai Februari hingha Agustus 2022.
Diawali dengan memperandingkan 39 klub Divisi III. Dilanjutkan Divisi II dan I yang diikuti masing-masing sekitar 20 klub.
“Biasanya kompetisi ini dimulai Agustus sampai November. Tahun ini kita awali Februari sampai Agustus,” kata dia, Jumat (18/2/2022).
Aziz menambahkan kompetisi kali ini akan menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19. Para pemain, ofisial, dan panitia harus sudah menjalani vaksinasi sebanyak dua kali.
semua pertandingan dilaksanakan tanpa penonton di stadion. Suporter bisa menyaksikan jalannya laga di kanal Youtube “Official PSSI Jepara”.
Menurutnya gelaran kompetisi tersebut sangat penting, dalam rangka menjaring bibit atlet muda terbaik untuk berlaga di Porprov Jateng 2023.
“Akhirnya nanti kita bisa mencari bibit-bibit yang sedianya kami akan gunakan di Porprov tahun 2023. Kebetulan rencana ada sembilan cabor akan dipertandingkan di Jepara, termasuk sepakbola,” terangnya.
Ketua Panitia Pelaksana Kompetisi Askab PSS Jepara, Muhadi membeberkan, untuk kompetisi divisi III dimulai 20 Februari 2022 dan selesai babak penyisihan 20 Maret 2022. Putaran babak final digeber setelah lebaran. Kemudian pada 1 Juni2022 sampai Agustus dilanjutkan kompetisi untuk Divisi II dan I.
“Setiap harinya nanti akan ada dua pertandingan. Mohon dapat difasilitasi menggunakan dua lapangan, Stadion GBK dan Kamal Juanidi, untuk menjaga kualitas rumput karena masih musim hujan,” tandasnya.(yun).
Baca juga: Masih Tahap Pembangunan, RSIA NU Cakra Medika Cepu Akan Tampung Hingga 50 Bed Pasien
Baca juga: Peringati Harlah NU, Pemkab dan PCNU Pati Gelar Istighosah
Baca juga: Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Kota Salatiga, Yuliyanto: Perlu Dioptimalkan Lagi
Baca juga: Akhirnya Indra Kenz Akui Binomo Ilegal: Saya Minta Maaf atas Semua Pihak yang Merasa Dirugikan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Stadion-Gelora-Bumi-Kartini.jpg)