Berita Regional

Laporkan Kasus Korupsi, Bendahara Desa di Cirebon Malah Jadi Tersangka

Bendahara Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Cirebon, Jawa Barat, kaget bukan kepalang ketika ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

Kompas.com
Ilustrasi uang. 

TRIBUNJATENG.COM, CIREBON - Bendahara Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Cirebon, Jawa Barat, kaget bukan kepalang ketika ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

Wanita bernama Nurhayati itu sejatinya adalah pihak yang melaporkan dugaan korupsi dana desa Citemu anggaran 2018-2020.

Selain Nurhayati, polisi menetapkan kepala desa Supriyadi, jadi tersangka.

Baca juga: Bersihkan Lemari Almarhum Suami, Sri Temukan Granat dan Belasan Peluru


Nurhayati mengaku telah bekerja dua tahun mengumpulkan bukti-bukti bahan pelaporan.

Bagaimana penjelasan polisi?


Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar mengatakan penetapan Nurhayati sebagai tersangka sudah sesuai prosedur.

Nurhayati jadi tersangka berdasarkan petunjuk dari jaksa penuntut umum (JPU) yang dituangkan dalam berita acara koordinasi dan konsultasi sehingga ditindaklanjuti penyidik.

"Dari berkas perkara S yang dinyatakan belum lengkap atau P19, JPU memberikan petunjuk kepada penyidik untuk memeriksa mendalam terhadap Saudari Nurhayati," kata AKBP M Fahri Siregar, Sabtu (19/2/2022).


Ia mengatakan, dalam hukum acara pidana diatur adanya kewajiban bagi penyidik melengkapi berkas sesuai petunjuk yang diberikan oleh JPU.

Selain itu, penyidik juga wajib melengkapi berkas tersebut paling lambat 14 hari setelah berkas tersebut diterima kembali dari JPU kejaksaan negeri.

"Jadi, penetapan tersangka Saudari Nurhayati sudah sesuai kaidah dan prosedur hukum yang berlaku, karena sesuai petunjuk dari JPU," ujar M Fahri Siregar.

 
Ada penyerahan dari Nurhayati ke kepala desa sebanyak 16 kali

Ia mengatakan, hal itu untuk memastikan perbuatan Nurhayati sebagai bendahara desa yang telah memperkaya S termasuk kategori tindakan melawan hukum atau tidak.

Pasalnya, dalam kasus dugaan korupsi APBDes Citemu tahun anggaran 2018 - 2020 itu Nurhayati memberikan uang yang seharusnya diserahkan ke Kaur atau Kasi Pelaksana Kegiatan kepada S sebagai kuwu.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved