Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Demak

Bupati Eisti Beri Bantuan Genteng dan Sembako kepada Warga Korban Angin Puting Beliung di Demak

Bupati Demak berin bantuan paket berupa sembako kepada para warga di sejumlah wilayah.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: sujarwo
Istimewa
Bupati Demak, Eisti’anah, memberikan bantuan paket berupa sembako kepada para warga di Desa Candisari, Desa Kuncir dan Desa Wonokerto, Kabupaten Demak yang rumahnya rusak akibat puting beliung. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Bupati Demak, Eisti’anah, memberikan bantuan paket berupa sembako kepada para warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Demak yang rumahnya rusak akibat puting beliung, beberapa hari lalu.

Ia bersama jajaran dari BPBD Kabupaten Demak dan Baznas Demak menyambangi tiga lokasi di kecamatan berbeda, Jumat (18/2/202

Bupati Demak, Eisti’anah, memberikan bantuan paket berupa sembako kepada para warga di Desa Candisari, Desa Kuncir dan Desa Wonokerto, Kabupaten Demak yang rumahnya rusak akibat puting beliung.
Bupati Demak, Eisti’anah, memberikan bantuan paket berupa sembako kepada para warga di Desa Candisari, Desa Kuncir dan Desa Wonokerto, Kabupaten Demak yang rumahnya rusak akibat puting beliung. (Istimewa)

).

Sebagai informasi, angin puting beliung melanda tiga desa di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Mranggen, Wonosalam, dan Karangtengah pada Rabu (16/2/2022) lalu.

Sebagian besar rumah yang terdampak mengalami kerusakan pada atap yang runtuh dan beterbangan.

Salah satu contohnya yakni di Desa Candisari, Kecamatan Mranggen.

Di sana, terhitung 98 rumah terdampak dan salah satu rumah seluruh atapnya rusak hingga tak dapat ditinggali.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan kami berharap dapat mengurangi beban yang terdampak,” kata Bupati yang kerap disapa Eisti tersebut.

Bantuan sembako yang diturunkan sebanyak 260 paket yang berisi beras, mi instan, minyak goreng, kecap dan material rumah seperti ribuan genteng.

Sebagai informasi, total rumah di semua wilayah Demak yang rusak akibat puting beliung sebanyak 127 unit.

Menurut data hasil assessment dari Tim BPBD Demak, Afifurahman dan perangkat desa setempat, total jumlah kerugian kurang lebih Rp 220.500.000.

Pemberitaan sebelumnya, satu warga yang terdampak di Desa Candisari yakni Yulia (22), seluruh atap rumahnya beterbangan, runtuh hingga tidak ada yang tersisa.

“Saat kejadian saya sedang kerja dan rumahnya kosong, jadi saya tahu setelah pulang atapnya sudah hilang,” ujanya saat ditemui di rumahnya, Kamis (17/2/2022).

“Barang-barang di dalam rusak semua, termasuk televisi, kulkas, lemari dan lain-lain,” lanjut Yulia.

Akibat peristiwa itu, Yulia terpaksa menginap di rumah saudaranya di dekat rumahnya.

Ia berharap bisa kembali tinggal di rumahnya sendiri. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved