Tembus Rp 8.695,6 Triliun, Kapitalisasi Pasar Bursa Pekan Lalu Catat Rekor Tertinggi

Seiring dengan penguatan IHSG, kapitalisasi pasar bursa akhir pekan lalu mencetak rekor tertingginya.

Editor: Vito
Kompas.com/Garry Lotulung
Ilustrasi IHSG 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu menyentuh level tertinggi di angka 6.892,818. Dibandingkan dengan penutupan perdagangan pekan sebelumnya, Jumat (11/2), yakni di level 6.815,607, IHSG menguat 1,13 persen.

Seiring dengan penguatan IHSG itu, kapitalisasi pasar bursa akhir pekan lalu juga mencetak rekor tertingginya dengan mencapai Rp 8.695,697 triliun.

Angka tersebut naik 1,26 persen dibandingkan dengan kapitalisasi pasar pekan sebelumnya yang tercatat Rp 8.587,775 triliun.

Kendati IHSG dan kapitalisasi pasar membukukan peningkatan, rata-rata frekuensi transaksi bursa justru tertekan 6,86 persen menjadi 1,46 juta transaksi, dari 1,56 juta transaksi selama sepekan sebelumnya.

Adapun rata-rata nilai transaksi harian bursa juga terkikis 8,57 persen menjadi Rp 12,434 triliun, dari Rp 13,599 triliun pada pekan sebelumnya.

Penurunan juga dialami rata-rata volume transaksi harian bursa selama sepekan hingga 9,31 persen menjadi 23,82 miliar saham, dari 26,27 miliar saham pada penutupan pekan sebelumnya.

Sementara itu, investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 799,28 miliar pada Jumat lalu. Capaian tersebut memperkuat catatan beli bersih asing sepanjang 2022 menjadi Rp 19,184 triliun.

Sebagai informasi, pada pekan ini, tepatnya Kamis (17/2), Obligasi Berkelanjutan III SMART Tahap III Tahun 2022 yang diterbitkan oleh PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk resmi tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Obligasi bernilai nominal Rp 1 triliun itu mendapat peringkat idA+ (Single A Plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia. Adapun PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini.

Dengan penambahan obligasi tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2022 menjadi tujuh emisi dari enam emiten, dengan nilai Rp 5,11 triliun.

Untuk diketahui, total emisi obligasi dan sukuk tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 484 emisi, dengan nilai nominal outstanding Rp 432,24 triliun dan 47,5 juta dollar AS yang diterbitkan 124 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 146 seri dengan nilai nominal Rp 4.708,07 triliun dan 200 juta dollar AS. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp 4,86 triliun. (Kontan.co.id/Kenia Intan)

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved