Berita Semarang

Seribu Anggota TNI AD Kodam IV Diponegoro Ikuti Kegiatan Safety Riding Bersama Astra Motor Jateng

Seribu anggota TNI AD di Kodam IV/Diponegoro mengikuti kegiatan safety riding bersama Astra.

Penulis: budi susanto | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Budi Susanto
Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Alfian Dian Pradana tengah memberikan materi mengenai postur riding tandem ke seribu anggota TNI di Kodam IV/Diponegoro, Senin (21/2/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seribu anggota TNI AD di Kodam IV/Diponegoro mengikuti kegiatan safety riding bersama Main Dealer Astra Motor Jateng, di Makodam IV/Diponegoro

Kegiatan tersebut digelar guna menambah wawasan anggota TNI mengenai keselamatan berkendara serta mengurangi kecelakaan.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Alfian Dian Pradana tengah memberikan materi mengenai postur riding tandem ke seribu anggota TNI di Kodam IV/Diponegoro, Senin (21/2/2022).
Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Alfian Dian Pradana tengah memberikan materi mengenai postur riding tandem ke seribu anggota TNI di Kodam IV/Diponegoro, Senin (21/2/2022). (Tribun Jateng/Budi Susanto)

Dalam acara juga digelar demonstrasi motor Patroli Pengawalan (Patwal) oleh Srikandi Pomdam IV/Diponegoro dan Polwan Polda Jateng.

Selain demonstrasi beberapa acara tambahan juga digelar, seperti pembagian helm, perpanjangan SIM gratis, spooring balancing gratis, serta service motor gratis. 

Dalam acara, Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Alfian Dian Pradana, juga memberikan materi mengenai postur riding tandem agar pengendara tetap bisa maksimal mengoperasikan kendaraan.

“Postur berkendara yang baik dan benar meliputi 7 unsur penting yaitu pandangan kearah yang dituju, posisi pundak rileks, posisi siku sedikit menekuk, jemari menggenggam stang kemudi secara kuat," paparnya dalam acara, Senin (21/2/2022).

Dilanjutkannya, posisi pinggul dan lutut juga harus diatur supaya berkendara secara tandem lebih nyaman.

"Posisi pinggul idealnya ditengah-tengah jok, lututnya terlindungi stang dan tebeng, dan posisi telapak kaki menghadap kedepan semua. Dengan begitu pengendara akan terasa nyaman dan siap dalam menghadapi resiko yang terjadi saat berkendara,” jelas Alfian. 

Sementara itu, Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjend TNI Rudianto menyampaikan, setiap anggota TNI AD wajib berlatih dalam upaya menjadi seorang TNI yang bisa menjadi panutan bagi sekitarnya,  sekaligus mengurangi resiko kecelakaan dalam berkendara, baik saat bertugas maupun saat melakukan aktivitas berkendara lainnya. 

“Saya minta untuk seluruh jajaran Pomdam dapat berlatih terutama saat pengawalan agar lebih santun, lebih baik lagi, dan selalu hati-hati. Semoga seluruh prajurit Kodam IV/Diponegoro menjadi prajurit yang professional dan peduli dalam kesadaran berlalu lintas menghindari kehilangan nyawa akibat kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved