Investor Asing Incar Potensi Ekonomi Digital RI

pengguna mobile atau telepon genggam aktif sebanyak 355 juta pada 2019, dan tahun ini mencapai 370 juta.

Editor: Vito
arenalte.com
Ilustrasi Digitalisasi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Indonesia menjadi bidikan para investor asing untuk masuk ke sektor ekonomi digital, seiring dengan banyaknya jumlah penduduk dan pemanfaatan internet.

"Non-digital kita sudah dikenal pasar yang besar. Sehingga dari dulu Indonesia jadi sebuah pasar yang sangat menarik bagi investor di luar negeri," kata Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE), Piter Abdullah, dalam webinar, Selasa (22/2).

Menurut dia, potensi ekonomi digital di Indonesia yang bergitu besar karena pengguna mobile atau telepon genggam aktif sebanyak 355 juta pada 2019, dan tahun ini mencapai 370 juta.

"Terjadi peningkatan cukup tinggi, dan ini lebih tinggi dari jumlah penduduk Indonesia," paparnya.

Sementara untuk pengguna internet, Piter menuturkan, pada 2019 sebanyak 150 juta, dan kemudian naik di tahun berikutnya menjadi 202 juta. Tahun ini, jumlah pengguna internet sudah 204 juta.

"Ini gambaran potensi pasar digital kita di Indonesia. Pengguna internet cukup tinggi dengan pasar yang besar, jumlah penduduk kelas menengah yang tinggi dan penggunaan internet tinggi," tuturnya.

Adapun, penggunaan internet di Indonesia mayoritas dimanfaatkan sebagai sarana menemukan informasi, berhubungan dengan teman maupun keluarga, hiburan, dan lain-lainnya.

"Jadi ini menggambarkan prospek bisnis digital Indonesia termasuk tertinggi di Asia Tenggara, bahkan mungkin di Asia," ucap Piter. (Tribunnews/Seno Tri Sulistiyono)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved