Berita Kuliner
Kisah Pasutri di Magelang Bisnis Waralaba Martabak Manis Pandawa, Kini Tersebar 300 Outlet
Jeli melihat peluang sekecil apapun, karena kalau bisa mengelola dan memanfaatkannya dengan baik tentu akan menjadi besar
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jeli melihat peluang sekecil apa pun karena kalau bisa mengelola dan memanfaatkannya dengan baik tentu akan menjadi besar.
Itulah yang menjadi dasar bagi pasangan suami istri, Bhima Chandra Indraswara (30) - Normalita Erviana (29) dalam memulai usaha martabak manis.
Bahkan karena kejelian melihat peluang dan ketelatenan menjalankan usaha, mereka sukses mengembangkan menjadi bisnis waralaba yang kini telah mencapai total sekitar 300 outlet.
"Total yang aktif saat ini sekitar 300 outlet. Kami sudah ada di Jawa Timur, Jawa Barat, dan terbanyak di Jawa Tengah. Nanti berkembangnya waktu, permintaan dari luar Jawa akan kami penuhi," ujar Bhima yang merupakan owner "Martabak Manis Pandawa" tersebut kepada tribunjateng.com, baru-baru ini.
Baca juga: Termasuk Jahe, Ini Sembilan Rempah untuk Meningkatkan Imun Tubuh, sebagai Antivirus dan Booster
Baca juga: Resep Cireng Isi Bisa Jadi Ide Camilan dan Jualan
Bhima menuturkan, bisnis Martabak Manis Pandawa sendiri telah ia mulai sejak tahun 2017 lalu.
Awalnya, ia merupakan penyuka martabak manis.
Namun karena lebih banyak membeli, ia akhirnya berpikir untuk membuat dan membuka sendiri usaha dengan melihat peluang yang ada.
Ia kemudian coba-coba membuat resep.
Menurutnya, ia membutuhkan waktu lebih dari 8 bulan untuk kemudian menemukan resep martabak yang pas sesuai keinginannya.
"Saya coba-coba bikin resep 8 bulan itu pada akhirnya trial error di opening pertama. Outlet saya saat itu juga masih belum terlalu sempurna untuk resepnya. Sambil berjalan, kami memperbaiki. Akhirnya bisa punya dua outlet dan di situ punya resep final," ungkapnya.
Saat itulah usaha Bhima kian melejit. Bhima yang merupakan pegawai bank itu berkolaborasi dengan istrinya untuk mengembangkan usaha menjadi bisnis waralaba atau franchise.
Menurutnya, saat itu banyak pelanggan dan temannya yang merasa cocok dengan rasa Martabak Manis Pandawa sehingga menyarankan dia untuk membuka franchise.
Benar saja, kata dia, selama lima tahun berjalan ini banyak yang tertarik untuk bermitra dengan bisnis Martabak Manis Pandawa bahkan telah ekspansi hingga luar Jawa Tengah.
"Kebetulan saya full di kantor. Selama itu ada istri yang menghandel operasional, ekspansi, dan juga beberapa opening cabang baru," ungkapnya.
Terkait keunikan Martabak Manis Pandawa, Bhima menuturkan, dibuat dengan cara yang berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Martabak-Pandawa.jpg)