Hotline Semarang

Berapa Anjuran Tingkat Volume Pengeras Suara Masjid dan Musala dari Pemerintah

Ini pertanyaan pembaca yang dikirim ke redaksi Tribun Jateng dalam rubrik hotline Semarang.

Penulis: budi susanto | Editor: sujarwo
www.freeimages.com
Ilustrasi. Pengeras suara 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini adalah pertanyaan pembaca yang dikirim ke redaksi Tribun Jateng dalam rubrik hotline Semarang.

Pertanyaan itu dicarikan jawaban dari narasumber yang berkompeten.

Pertanyaan

1. Assalamualaikum, salam sejahtera bagi kita semua, Tribun Jateng mohon ditanyakan terkait aturan terbaru pemasangan pengeras suara di Masjid dan Musala, berapa tingkat volume yang dianjurkan oleh pemerintah, karena saya mewakili pengurus salah satu Masjid di wilayah Manyaran mendengar ada aturan terbaru dari Pemerintah Pusat. Terimakasih.

Pengirim : 081225306xxx

Jawaban

2. Aturan sudah tertuang dalam SE Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2022, tentang pedoman penggunaan pengeras suara di Masjid dan Musala.

Dalam edaran, pemasangan pengeras suara dipisahkan antara pengeras suara yang difungsikan ke luar, dengan pengeras suara yang difungsikan ke dalam Masjid atau Musala.

Untuk mendapatkan hasil suara yang optimal, hendaknya dilakukan pengaturan akustik yang baik, volume pengeras suara diatur sesuai dengan kebutuhan, dan paling besar 100 dB (seratus desibel).

Serta dalam penggunaan pengeras suara dengan pemutaran rekaman, hendaknya memperhatikan kualitas rekaman, waktu, dan bacaan akhir ayat, selawat atau tarhim.

Kepala Kemenag Jateng, Mustain Ahmad. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved