Kripto Makin Diminati: Jangan Beli Token Artis Gara-gara Ngefans

booming kripto artis mirip fenomena toko kue artis. Masyarakat harus mempelajari terlebih dahulu fundamental dari token artis.

Editor: Vito
tribunnews
ilustrasi aset Kripto bitcoin 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Potensi pasar aset kripto semakin diminati oleh artis Tanah Air. Bermodalkan nama besar yang dimiliki, sejumlah artis berencana dan bahkan telah merilis token kriptonya.

Menanggapi hal tersebut, pemerhati dan praktisi investasi, Desmond Wira mengatakan, 'token artis' bermunculan seiring dengan tingginya animo masyarakat terhadap kripto dalam beberapa waktu terakhir.

Para artis dinilai mencoba memanfaatkan momentum tersebut dengan meluncurkan token kripto. Ia menyebut, booming kripto artis mirip fenomena toko kue artis.

"Sebenarnya kondisi ini mirip pada waktu dulu booming toko kue artis. Para artis memanfaatkan atau dimanfaatkan popularitasnya untuk menghasilkan uang," katanya, kepada Kompas.com, Kamis (24/2)..

"Sebenarnya pada dasarnya hanya itu. Cuma bungkusnya yang beda, sekarang ramai-ramai meluncurkan koin kripto," tambahnya.

Guna mencegah kerugian, Desmond mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlena dengan nama penerbit token kripto.

Layaknya sebuah aset investasi, masyarakat justru harus mempelajari terlebih dahulu fundamental dari token artis.

"Kalau kita beli koin artis, lalu rugi, memangnya artisnya mau ganti rugi uang kita. Enggak kan? Karena itu harus berpikir berulang-ulang, jangan cuma ikut-ikutan beli koin artis hanya karena kita ngefans padanya," tuturnya.

Menurut dia, memahami fundamental dari token artis menjadi sangat penting. Sebab, tidak sedikit proyek token kripto lokal yang justru gagal atau flop.

"Rata-rata tidak memiliki fundamental yang kuat. Hanya ikut-ikutan," ujarnya.

Untuk mengetahui fundamental dari token kripto, Desmond enyatakan, masyarakat dapat membaca laporan atau white paper dari penerbit.

Biasanya, dalam dokumen tersebut terdapat latar belakang, tujuan, strategi, pertimbangan, hingga roadmap untuk implementasi blockchain selama beberapa tahun ke depan.

"Kalau sudah baca whitepapernya dan tetap tidak mengerti, ya tidak perlu dipaksa beli," ucap Desmond.

Sebagaimana diketahui, belakangan sejumlah artis meluncurkan token kriptonya, seperti Anang Hermansyah dan istrinya Ashanty dengan token ASIX, dan Wirda Mansyur, putri penceramah kondang Yusuf Mansur, dengan ICOIN.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved