Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

36 Santri Penghafal Alquran di Semarang Terima Hadiah dari Pemprov Jateng

36 santri Ponpes Raudhatul Qur'an Kauman Kota Semarang terima bisyaroh dari Pemprov Jateng.

Penulis: Hermawan Handaka | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Penyerahan bisyaroh dilaksanakan secara simbolis kepada empat santri usai shalat Jumat di Masjid Agung Kauman Kota Semarang, Jumat (25/2/2022). Selain menyerahkan tali asih, dalam kesempatan tersebut wagub juga menyampaikan khotbah shalat Jumat. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 36 santri Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an Kauman Kota Semarang, menerima bisyaroh atau hadiah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Puluhan santri yang telah haf

Penyerahan bisyaroh dilaksanakan secara simbolis kepada empat santri usai shalat Jumat di Masjid Agung Kauman Kota Semarang, Jumat (25/2/2022). Selain menyerahkan tali asih, dalam kesempatan tersebut wagub juga menyampaikan khotbah shalat Jumat.
Penyerahan bisyaroh dilaksanakan secara simbolis kepada empat santri usai shalat Jumat di Masjid Agung Kauman Kota Semarang, Jumat (25/2/2022). Selain menyerahkan tali asih, dalam kesempatan tersebut wagub juga menyampaikan khotbah shalat Jumat. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

al Alqu'an 30 juz dan sudah diwisuda itu, masing-masing mendapat bisyaroh Rp1 juta yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. 

Penyerahan bisyaroh dilaksanakan secara simbolis kepada empat santri usai shalat Jumat di Masjid Agung Kauman Kota Semarang, Jumat (25/2/2022).

Selain menyerahkan tali asih, dalam kesempatan tersebut wagub juga menyampaikan khotbah shalat Jumat. 

"Saya atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan, alhamdulillah sejak sekitar akhir tahun 2018 telah melaksanakan program untuk santri dan siapapun di berbagai daerah di Jateng yang telah hafal Alquran 30 juz bil ghoib dan diwisuda, maka Pemerintah Provinsi Jateng memberikan tali asih," kata wagub di sela penyerahan tali asih kepada para penghafal Alquran. 

Hingga saat ini, lanjut dia, tidak sedikit santri yang tersebar di berbagai ponpes di Jateng telah menerima tali asih.

Bahkan program yang telah berjalan kurang lebih 3 tahun ini mendapat dukungan dan apresiasi dari para ulama, masyarakat, serta berbagai lembaga.

"Maka saya meminta kepada para hafidz -hafidzah untuk tidak puas dengan menghafal Alquran, bacaannya lancar karena yang tidak kalah penting adalah mengamalkan dan memahami kandungan Alquran," pinta Gus Yasin, sapaan akrab Taj Yasin.

Dalam khotbah Jumatnya Wagub juga menjelaskan Alquran sebagian berisi kisah-kisah nabi yang dapat diambil hikmahnya oleh manusia, dan bagi umat Islam dapat menambah keimanannya kepada Allah. Pada kisah-kisah nabi dalam Alquran terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.

"Alquran bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu sekaligus sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum beriman," katanya.

Salah satu kisah nabi yang ada dalam Alquran adalah peristiwa Isra Miraj. Yakni rangkaian perjalanan penting Nabi Muhammad dalam waktu satu malam di bulan Rajab dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian dilanjut menuju langit ke tujuh. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved