Universitas Ivet Semarang

LSP Unisvet Semarang Adakan Webinar Pentingnya Sertifikasi Profesi di IDUKA

Universitas Ivet dan LSP Unisvet selengarakan webinar dengan mengusung tema Pentingnya Sertifikasi Profesi di Dunia Industri, Dunia Usaha,Dunia Kerja.

Editor: abduh imanulhaq
UNIVERSITAS IVET
Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Luluk Elyana memberikan sambutan dalam kegiatan webinar Pentingnya Sertifikasi Profesi pada dunia kerja, Dunia Usaha, dan Dunia Industri 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Ivet dan Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Ivet (LSP Unisvet) menyelenggarakan webinar bertema Pentingnya Sertifikasi Profesi di Dunia Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja secara daring melalui Zoom, Kamis (24/2).

Webinar yang dihadiri ratusan peserta baik mahasiswa Universitas Ivet maupun umum tersebut mengundang Narasumber Wakil Ketua BNSP Miftachul Aziz dan Direktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) Ir Eko Julianto.

Waka BNSP Miftachul Aziz memaparkan materi Penjaminan Mutu pendidikan tinggi melalui sistem sertifikasi kompetensi kerja nasional
Waka BNSP Miftachul Aziz memaparkan materi Penjaminan Mutu pendidikan tinggi melalui sistem sertifikasi kompetensi kerja nasional (IST)

Webinar juga dihadiri pimpinan perguruan tinggi mitra Universitas Ivet di antaranya Universitas Yapis Papua, Universitas Kadiri, Universitas Muhamadiyah Jember, Universitas Pandanaran, Politeknik Maritim Negeri Indonesia, dan Politeknik Ilmu Pelayaran.

Kemudian Universitas Tuanku Tambusai, Universitas Veteran Bangun Nusantara, Universitas Slamet Riyadi, Politeknik Bumi Akpelni, Universitas Maritim AMNI, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Pancasakti Tegal, Universitas Pamulang, dan Universitas Tidar Magelang.

Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Luluk Elyana, ulusan yang unggul tidak hanya memiliki ijazah namun juga harus memiliki sertifikat.

"Maka dari itu perlu dimilikinya sertifikasi profesi sehingga saat nanti lulus bisa mempermudah dalam mencari pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran. Apalagi di zaman yang sudah sangat maju dan tentunya persaingan mencari kerja sangat ketat," tuturnya.

Dr Luluk Elyana menambahkan LSP Universitas Ivet sudah terintegrasi dengan kurikulum di Universitas Ivet.

"Untuk itu para mahasiswa tidak perlu khawatir dalam mendapatkan sertifikasi. Semua Program studi sudah kita persiapkan dalam 14 skema tinggal dipilih sesuai bidang keahliannya. Jadi mulai sekarang sudah dipersiapkan akan mengikuti skema yang mana. Maka dari itu dalam webinar ini sangat bermanfaat sekali untuk menggali informasi pentingnya sertifikasi profesi untuk profesionalitas. Memudian pentingnya sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dan pengajar serta tahapan dalam mengikuti sertifikasi kompetensi. Lalu pentingnya sertifikasi di dunia usaha dan industri," imbuhnya.

Direktur LSP Unisvet Dhega Febriharsa menjelaskan Universitas Ivet memiliki 14 Skema Sertifikasi.

Masing-masing Instruktur Senior, Pemrograman Basis Data, Editor Video , Pemrograman Web Junior, Analis Utama Operasional, Pemandu Wisata, Penyuluh Antikorupsi, dan Mekanik Heating.

Kemudian Ventilation & Air Condition, Sub Bidang Perancangan Instalasi Listrik, Analis Utama Sistem Informasi Geografis, Pengawas Pengelasan, Technician Leader, Administrative Assistant, dan Teknisi Utama Jaringan Komputer.

"Semua skema tersebut sudah terintegrasi dengan kurikulum yang ada di Universitas Ivet. Masih akan bertambah lagi terkait dengan bertambahnya kebutuhan pada dunia usaha dan dunia kerja serta bertambahnya program studi yang ada di Universitas Ivet," tuturnya.

Direktur LSP juga menambahkan pentingnya Sertifikasi Profesi untuk para lulusan di dunia kerja dan usaha.

"Dengan memiliki sertifikasi profesi selain ijazah maka akan berpeluang besar untuk meningkatkan daya saing dalam berusaha dan bekerja. Berpeluang lebih basar mendapatkan pekerjaan, berpeluang lebih besar akan mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Jadi akan sangat berguna sekali sehingga nantinya akan menjadi lulusan yang unggul dan berkompeten," jelasnya. (*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved