Berita Semarang
BNPB Bagikan 225 Ribu Masker di 15 Titik Kota Semarang
BNPB menyerahkan bantuan masker kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebanyak 225 ribu yang akan disebar pada 15 titik di Kota Semarang.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam membantu melakukan pencegahan agar angka kasus aktif Covid-19 di Jawa Tengah tidak bertambah.
BNPB menyerahkan bantuan masker kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebanyak 225 ribu yang akan disebar pada 15 titik di Kota Semarang.
Penyerahan tersebut, dilakukan di halaman Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (26/2/2022).
"Kegiatan ini juga akan terlaksana di beberapa kota. DKI Jakarta, Jawa Barat, insyaallah kita akan melanjutkan di tempat yang angka penularan Covidnya tinggi," kata Pelaksana Harian (Plh) Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB sekaligus Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat, Jarwansyah.
Nantinya, pihaknya dalam melakukan pembagian masker 225 ribu itu akan melibatkan unsur gabungan TNI-Polri.
"Pembagian masker 225 ribu ini akan dibagikan di 15 titik melibatkan unsur gabungan seperti TNI-Polri, BPBD, juga relawan," terangnya.
Dengan dibagikan masker tersebut, ia berharap bisa membangun kembali partisipasi masyarakat untuk tetap melakukan maupun menjaga protokol kesehatan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mendukung adanya kegiatan pembagian masker kepada masyarakat.
"Masyarakat saat ini yang dibutuhkan adalah masker. Banyak di jalan saat ini masyarakat tidak mengenakan masker," katanya.
"Perlu diingat, lonjakan penyebaran Covid-19 saat ini sudah mencapai tinggi-tingginya. Mungkin juga lebih tinggi dari varian delta," tambahnya.
Maka dari itu, menyemarakan pemakaian masker saat ini juga dinilai penting.
"Memang perlu lagi kita mengenakan masker, mengurangi penularan itu. Dulu rasanya masyarakat Jawa Tengah kalau ada yang tidak mengenakan masker saling mengingatkan," katanya.
Bahkaan, masyarakat juga sempat dengan sendirinya membagikan masker untuk melindungi sesama.
"Mengingatkannya dengan senyum, kadang juga butuh ketegasan. Saat ini kita kembali lagi kesana memori kita buka lagi bagaimana warga Jawa Tengah bisa melawan pandemi Covid-19," ungkapnya.
Ia juga meminta agar program Jogo Tonggo bisa kembali untuk semakin dimasifkan.
"Jogo Tonggone, perlu diingat siapa yang terpapar ketua RT dan masyarakat harus tahu supaya kita bisa minimalisir," tuturnya.
Ia juga berterimakasih kepada Satgas Covid, BNPB maupun pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19. (Rad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kegiatan-pemberian-masker-kepada-Pemerintah-Provinsi-Jawa-Tengah.jpg)