Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Kasus Covid-19 di Sragen Terus Naik, Tempat Tidur Isolasi Terisi 56,44 Persen

Angka kesakitan Covid-19 di Kabupaten Sragen terus mengalami kenaikan. Per hari ini, Senin (28/2/2022) terdapat penambahan kasus sebanyak 46 kasus.

Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berfoto bersama lansia usai menyuntikkan vaksin booster di Sentra Vaksinasi Sukowati. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Angka kesakitan Covid-19 di Kabupaten Sragen terus mengalami kenaikan. Per hari ini, Senin (28/2/2022) terdapat penambahan kasus sebanyak 46 kasus.


Total kasus Covid-19 di Sragen saat ini mencapai 351 kasus. Sebanyak 192 orang diantaranya merupakan Asimtomtis atau tanpa gejala, sisanya 159 orang merupakan simtomatis atau bergejala.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto mengatakan dari 192 orang Asimtomtis 20 diantaranya menjalani karantina di isolasi terpusat (isoter) Technopark Sragen.


Sementara sisanya sebanyak 172 orang melakukan karantina di rumah masing-masing. Tempat Tidur (TT) isolasi kini telah terisi 56,44 persen, artinya dari 225 TT yang tersedia 126 terisi.


Sementara itu, TT ICU kini terisi 9 orang atau 36 persen dari kapasitas atau ketersediaan kamar ICU sebanyak 25 kamar.


"Kasus aktif hari ini 46 kasus. Total ada 351 kasus, 192 orang Asimtomtis, sisanya 159 orang merupakan simtomatis atau bergejala," kata Hargi sapaan akrabnya, Senin (28/2/2022).


Hargi mengaku pihaknya memang terus menyiapkan TT isolasi maupun ICU di RS swasta maupun negeri guna mengantisipasi kenaikan kasus.


Selain menyiapkan tempat isolasi di RS, Hargi menyampaikan vaksinasi terus dilakukan baik vaksin dosis pertama, kedua hingga dosis ketiga (booster).


Untuk capaian vaksinasi Covid-19 sendiri di Kabupaten Sragen telah mencapai 91,17 persen dosis satu. Lansia sebanyak 78,75 persen dosis pertama dan anak-anak 93,00 persen dosis pertama.


Kepala DKK Sragen, Hargiyanto mengatakan untuk booster saat ini baru mencapai 4,77 persen untuk umum. Sementara untuk lansia mencapai 7,19 persen.


Hargi mengatakan sasaran vaksinasi Covid-19 dosis booster di Sragen saat ini ialah masyarakat usia 18 tahun keatas dan telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal tiga bulan sebelumnya. 


Dia mengatakan adanya perubahan syarat booster ini dimana sebelumnya minimal enam bulan dari dosis kedua, harus dimanfaatkan oleh masyarakat. 


Mengingat imunitas tubuh masyarakat setelah divaksin lebih dari enam bulan hingga satu tahun telah menurun. Vaksin dapat mengurangi tingkat kesakitan pada pasien Covid-19. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved