Konflik Rusia dan Ukraina

Federasi Sepak Bola Rusia Tak Terima Dihujani Sanksi, Tantang Balik FIFA dan UEFA

FIFA dan UEFA menjatuhkan sanksi kepada Negeri Beruang Merah berupa larangan bertanding di kancah internasional bagi klub dan tim nasional mereka.

Kompas.com/Istimewa
Gelandang timnas Rusia, Aleksey Miranchuk (kiri), berebut bola dengan pemain Finlandia, Robin Lod, pada lanjutan penyisihan Grup B Euro 2020 di Stadion St. Petersburg, Rusia, Rabu (16/6/2021). (AFP/EVGENIA NOVOZHENINA) 

TRIBUNJATENG.COM - FIFA dan UEFA menjatuhkan sanksi terbaru kepada Rusia.

Dua organisasi sepak bola tersebut memberikan sanksi karena Rusia menginvasi Ukraina sejak beberapa hari terakhir.

Keduanya menjatuhkan sanksi kepada Negeri Beruang Merah berupa larangan bertanding di kancah internasional bagi klub dan tim nasional mereka.

Baca juga: Rusia dan Ukraina Sepakat Gelar Pertemuan Kedua Setelah Negosiasi di Belarusia Gagal


"Menyusul keputusan yang telah diambol sebelumnya oleh FIFA dan Komite Eksekutif, FIFA dan UEFA hari ini memutuskan semua tim Rusia, baik perwakilan tim nasional atau klub, akan ditangguhkan dari partisipasi dalam kompetisi FIFA dan UEFA hingga pemberitahuan lebih lanjut," bunyi penggalan pengmuman FIFA.

Tak perlu waktu lama bagi federasi sepak bola Rusia atau RFU berkomentar terkait sanksi yang mereka dapatkan.

RFU menilai jika sanksi ini cenderung diskriminatif dan bertolak belakang dengan prinsip sportifitas.

"RFU tidak setuju dengan keputusan FIFA dan UEFA yang melarang semua tim asal Rusia bertanding di kancah internasional dalam waktu yang tak ditentukan," buka RFU dalam pernyataan resminya.

"Kami percaya keputusan ini bertolak belakang dengna aturan prinsip dasar kompetisi internasional, dan juga semangat sportifitas."

"Ini jelas sebuah tindakan diskriminasi dan mencederai banyak atlet, pelatih, pegawai klub dan timnas dan terlebih lagi, jutaan warga Rusia dan fans yang ada di luar negeri," lanjut pernyataan tersebut.

 
RFU bahkan tak akan ragu menantang balik FIFA dan UEFA terkait keputusan tersebut.


"Aksi semacam itu memecah belah komunitas olahraga internasional, yang mana selama ini berpegang pada prinsip kesamaan hak, rasa hormat dan independen dari kepentingan politik,"

"Kami memiliki hal untuk menantang balik FIFA dan UEFA terkait keputusan tersebut berdasarkan hukum olahraga internasional," sambung pernyataan RFU.

Sebelum menjatuhkan sanksi semacam ini, UEFA juga sudah mengambil tindakan lain.

Organisasi pimpinan Aleksandr Ceferin itu memutuskan untuk memindahkan venue Liga Champions dari Rusia ke Prancis.

Selain itu, mereka juga memutuskan hubungan kerja sama dengan perusahaan energi terbesar Negeri Beruang Merah, Gazprom. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Terima Dihujani Sanksi, Federasi Sepak Bola Rusia Tantang Balik FIFA dan UEFA

Baca juga: Wanita Rusia Ini Baru Sadar Anaknya Dikirim Berperang saat Sang Anak Jadi Tawanan Tentara Ukraina

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved