Berita Batang

Sekolah di Batang Gelar PTS Tatap Muka, Disdikbud: Prokes Ketat dan Sistem Shifting

Ribuan pelajar Sekolah Dasar sederajat mulai melaksanakan penilaian tengah semester (PTS).

Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Dina Indriani
Sejumlah siswa SDN 01 Tulis saat melaksanakan PTS secara tatap muka, Selasa (1/3/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Ribuan pelajar Sekolah Dasar (SD) sederajat mulai melaksanakan penilaian tengah semester (PTS).

PTS pun digelar mulai tanggal 1-9 Mar

Sejumlah siswa SDN 01 Tulis saat melaksanakan PTS secara tatap muka, Selasa (1/3/2022).
Sejumlah siswa SDN 01 Tulis saat melaksanakan PTS secara tatap muka, Selasa (1/3/2022). (Tribun Jateng/Dina Indriani)

et 2022 dilaksanakan dengan tatap muka 100 persen prokes ketat dan pelaksanaan shifting untuk rombel besar. 

Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang, Yulianto mengatakan dalam PTS tatap muka 100 persen juga diberlakukan sistem shifting untuk sekolah dengan rombel besar. 

"Dari Disdikbud Batang sudah mendapatkan izin dari Bapak Bupati untuk melaksanakan PTS dengan tatap muka terbatas 100 persen, tapi untuk sekolah dengan rombel lebih dari 14 anak per kelas, maka dibagi dengan sistem shift untuk mencegah kerumunan," tuturnya, Selasa (1/3/2021). 

Lebih lanjut, setelah PTS selesai sekolah akan kembali melakukan PTM terbatas 50 persen.

"Setelah PTS selesai, nantinya akan kembali PTM Terbatas 50 persen, atau menyusul jika ada instruksi terbaru mengikuti pelaksanaan PPKM di Batang," jelasnya.

Ia berharap pelaksanaan PTS dengan sistem tatap muka terbatas ini bisa menjadikan anak lebih suportif. 

Lantaran anak mengerjakan PTS secara langsung dengan diawasi guru. 

Pelaksanaan PTS dengan Prokes ketat ini turut dilaksanakan di SDN 01 Tulis dan turut melaksanakan sistem shift untuk mencegah kerumunan kelas besar. 

"Karena kebetulan kami ada kelebihan ruang kosong, sehingga kami manfaatkan sistemnya untuk beberapa kelas ada yang kami laksanakan secara shift ada juga yang kami bagi dalam dua ruangan," terang Kepala SDN 01 Tulis, Dwi Narni

Pihaknya pun turut mendukung pelaksanaan PTS dengan metode PTM Terbatas 100 persen. 

Selain lebih suportif, anak-anak juga sudah terbiasa disiplin menerapkan Prokes. 

"Alhamdulillah anak-anak sudah disiplin prokes, sehingga mereka sudah terbiasa. Pelaksanaan PTS secara tatap muka ini juga lebih suportif dan dapat memacu anak untuk lebih rajin belajar untuk persiapan ujian," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved