Berita Semarang

Resmi Beroperasi Trans Semarang Rute Terminal Banyumanik-Penggaron, Tarif Pelajar Rp 1.000

Pemerintah Kota Semarang melalui BLU UPTD Trans Semarang secara resmi mulai mengoperasikan Feeder III rute Terminal Banyumanik-Terminal Penggaron.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: m nur huda
dok Trans Semarang
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, meluncurkan Feeder III rute Terminal Banyumanik - Terminal Penggaron, Selasa (1/3/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang melalui BLU UPTD Trans Semarang secara resmi mulai mengoperasikan Feeder III rute Terminal Banyumanik-Terminal Penggaron.

Trayek itu menempuh sepanjang 30 kilometer melalui Jalan Sigar Bencah. Peresmian dilakukan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, di Terminal Banyumanik, Selasa (1/3/2022).

Hendi, sapaan akrabnya mengatakan, trayek itu tidak dilintasi transportasi umum. Menurutnya, Pemerintah Kota Semarang berupaya memberi fasilitas untuk memudahkan masyarakat.

"Alhamdulillah, ada feeder dari Banyumanik ke Penggaron. Setelah saya lihat trayeknya, ini trayek yang memang tidak ada transportasi umum. Jadi, saya rasa feeder akan bermanfaat untuk masyarakat," ujar Hendi.

Dia menyebutkan, ada 12 unit armada yang beroperasi di rute Feeder III. Jarak interval keberangkatan antara armada satu dengan lainnya sekitar 10 - 12 menit. Mengingat masih kondisi pandemi Covid-19, dia meminta BLU untuk membatasi jumlah penumpang. Semula, kapasitas total armada feeder sebanyak 20 orang, kini hanya dapat mengangkut 10 orang. Penerapan protokol kesehatan juga tetap diterapkan di halte maupun di dalam armada.

"Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk masyarakat terutama yang dari Bnyumanik menuju arah Penggaron lewat Sigar Bencah," ucapnya.

Ditambahkan, hadirnya armada feeder hingga ke wilayah pinggir kota diharapkan mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum. Selain lebih simpel, transportasi umum dapat mengurangi gas emisi.

"Dan lebih penting lagi, transportasi ini murah dan nyaman," tambahnya.

Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Hendrix Setyawan mengatakan, ada sekitar 20 sopir yang disiapkan untuk mengoperasikan 12 armada.

Operasional feeder sama seperti BRT lainnya yaitu pukul 05.30-17.30 atau bahkan hingga pukul 19.00.

Begitu pula tiket feeder juga sama seperti BRT lainnya yaitu Rp 3.500 bagi penumpang umum dan Rp 1.000 bagi pelajar, lansia, dan veteran. Hanya saja, pada dua hari pertama operasional Feeder III, pihaknya masih menggratiskan tiket bagi seluruh penumpang.

"Tiket terintegrasi dengan koridor BRT Trans Semarang yang lain. Jadi, hanya satu tarif bisa naik BRT kemudian feeder," ucapnya.

Rute Feeder III, sambung dia, terkoneksi dengan armada Trans Semarang maupun Trans Jateng.

Misalnya, di Terminal Penggaron, feeder bisa terkonekai dengan Trans Semarang Koridor I serta Trans Jateng jurusan Gubug.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved