Satu Keluarga Tewas Akibat Banjir, Ini Cara Selamatkan Diri Saat Mobil Tenggelam

cara menyelamatkan diri saat tenggelam bersama mobil...jangan pernah berusaha membuka pintu mobil. Tekanan air akan membuat pintu sulit dibuka, dan

Penulis: Jen | Editor: abduh imanulhaq
Istimewa
Satu Keluarga Tewas Akibat Banjir, Ini Cara Selamatkan Diri Saat Mobil Tenggelam 

Satu Keluarga Tewas Akibat Banjir, Ini Cara Selamatkan Diri Saat Mobil Tenggelam

TRIBUNJATENG.COM - Satu keluarga tewas seusai mobil yang mereka tumpangi terbawa banjir di Jembatan Pamah Lau Simeme, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara Minggu (27/2/2022) sekira pukul 23:00 WIB.

Para korban yakni Putri (30) bersama anak dan keponakannya Azri (2), Fahri (14) dan Syasa (12).

Saat kejadian, lokasi yang mereka lintasi sedang diguyur hujan deras dan air sungai meluap hingga ke badan jalan. Warga sudah mengingatkan korban agar tidak melewati jembatan namun tetap dilanggar.

Begitu mobil Toyota Avanza melewati jembatan sekitar satu meter, mobil yang mereka gunakan tercebur ke sungai melalui sebelah kiri jembatan hingga akhirnya terseret.

Baca juga: Satu Keluarga Tewas dalam Mobil Terseret Banjir saat Pulang Kondangan

Baca juga: Detik-detik 4 Orang 1 Keluarga Tewas saat Mobil yang Ditumpangi Terseret Arus Banjir Masuk ke Sungai

Baca juga: 4 Zodiak Cerdas yang Pintar Menyelasaikan Masalah

Baca juga: Pekerjaan yang Cocok Berdasarkan Zodiak, Gemini Ahli Saham

Dilansir dari kanal Youtube Tech Insider, ada tips atau tata cara menyelamatkan diri saat tenggelam bersama mobil.

Kunci dari menyelatkan diri adalah ketepatan reaksi dan kecepatan. 

Mobil yang tercebur tidak akan langsung tenggelam, yang artinya masih ada kesempatan beberapa saat untuk menyelamatkan diri

Hal pertama yang harus anda ketahui adalah jangan pernah berusaha membuka pintu mobil. 

Tekanan air akan membuat pintu sulit dibuka, dan jikapun berhasil air akan lebih cepat masuk dan membuat mobil lebih cepat tenggelam. 

Sebaiknya anda segera melepaskan sabuk pengaman, membuka jendela samping lalu memanjat keluar. 

Jika reflek anda tidak cukup cepat, anda bisa memecahkan kaca samping di bagian atas atau bawah jendela karena jika sudah tenggelam jendela akan tertutup otomatis. 

Jangan pernah mencoba memecahkan kaca depan, karena kaca depan didesain untuk menghadapi benturan keras sehingga lebih kuat daripada kaca samping. 

Jika anda tidak cukup kuat untuk memecahkan kaca, lepaskan sandaran kepala pada kursi anda dan gunakan untuk memukul kaca samping pada bagian atas dan bawah dimana kaca dan pintu bertemu. 

Anda juga bisa mempersiapkan alat pemecah kaca bernama resqme yang juga dapat menolong anda memutus sabuk pengaman jika sabuk anda macet. 

Jika membawa anak-anak, usahakan anda mengutamakan keselamatan anda terlebih dahulu sehingga anda dapat menyelamatkan penumpang yang lain. 

Pecahkan kaca terlebih dahulu sehingg akses menolong lebih terbuka. 

(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved