Pemkab Tutup PTM SMPN 2 Demak Tempat 5 Siswa Positif Corona
Lima siswa SMPN 2 Demak dinyatakan positif virus corona, PJJ sampai tanggal 8 Maret 2022 nanti.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Jumlah SD-SMP di Kabupaten Demak yang sudah mulai memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai bertambah.
Sebelumnya, delapan sekolah ditutup atau melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena beberapa muridnya terpapar Covid-19.
Tiga di antaranya, beberapa waktu lalu, sudah kembali menerapkan PTM terbatas bagi kelas 9 (SMP) dan kelas 6 (SD) untuk persiapan ujian sekolah.
Kini, bertambah satu lagi sekolahan yang memberlakukan PJJ, yakni SMPN 3 Mranggen.
Hal itu diungkapkan oleh Kasi Pembinaan SD-SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Demak, Tri Pitoyo.
“Saat ini sudah empat sekolah yang sudah kembali PTM karena siswa yang semula positif (Covid-19) kemudian melakukan isolasi mendiri beberapa hari.
Dan secara keseluruhan sudah melampaui waktu 14 hari sekolah-sekolah yang melakukan PJJ dan sudah tidak terdapat siswa maupun guru yang terpapar Covid-19,” kata Tri, Kamis (3/3/2022).
Tri menambahkan bahwa terdapat satu tambahan sekolah yang PJJ karena muridnya terpapar Covid-19 sejak 23 Februari 2022 lalu.
“Yaitu SMPN 2 Demak, setelah terdapat lima siswa yang terpapar. PJJ sampai tanggal 8 Maret 2022 nanti,” imbuhnya.
Ia mengimbau seluruh orangtua murid yang sekolahnya PJJ untuk tetap menjaga anak-anaknya di rumah.
Kemudian bagi sekolah yang masih PTM 100 persen, ia ingin agar anak-anak sekolah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Diharapkan juga bagi orangtua murid untuk mengantarkan sendiri anak-anaknya ke sekolah untuk menghindari kerumunan di dalam transportasi umum,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/smpn-2-demak-positif-corona.jpg)