Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemkab Tutup PTM SMPN 2 Demak Tempat 5 Siswa Positif Corona

Lima siswa SMPN 2 Demak dinyatakan positif virus corona, PJJ sampai tanggal 8 Maret 2022 nanti.

Tayang:
istimewa
SMPN 2 Demak yang menerapkan PJJ seusai muridnya positif Covid-19. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Jumlah SD-SMP di Kabupaten Demak yang sudah mulai memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai bertambah.

Sebelumnya, delapan sekolah ditutup atau melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena beberapa muridnya terpapar Covid-19.

Tiga di antaranya, beberapa waktu lalu, sudah kembali menerapkan PTM terbatas bagi kelas 9 (SMP) dan kelas 6 (SD) untuk persiapan ujian sekolah.

Kini, bertambah satu lagi sekolahan yang memberlakukan PJJ, yakni SMPN 3 Mranggen.

Hal itu diungkapkan oleh Kasi Pembinaan SD-SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Demak, Tri Pitoyo.

“Saat ini sudah empat sekolah yang sudah kembali PTM karena siswa yang semula positif (Covid-19) kemudian melakukan isolasi mendiri beberapa hari. 

Dan secara keseluruhan sudah melampaui waktu 14 hari sekolah-sekolah yang melakukan PJJ dan sudah tidak terdapat siswa maupun guru yang terpapar Covid-19,” kata Tri, Kamis (3/3/2022).

Tri menambahkan bahwa terdapat satu tambahan sekolah yang PJJ karena muridnya terpapar Covid-19 sejak 23 Februari 2022 lalu.

“Yaitu SMPN 2 Demak, setelah terdapat lima siswa yang terpapar. PJJ sampai tanggal 8 Maret 2022 nanti,” imbuhnya.

Ia mengimbau seluruh orangtua murid yang sekolahnya PJJ untuk tetap menjaga anak-anaknya di rumah.

Kemudian bagi sekolah yang masih PTM 100 persen, ia ingin agar anak-anak sekolah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Diharapkan juga bagi orangtua murid untuk mengantarkan sendiri anak-anaknya ke sekolah untuk menghindari kerumunan di dalam transportasi umum,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved