Belasan Orang Berkasus Narkoba di Cilacap Disuruh Baris Polisi, Ngomongin Denda Rp 1-10 Miliar

Sebanyak 15 orang tersangka kasus peredaran narkoba berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Cilacap.

Tribun Jateng/ Pingky Setiyo Anggraeni
Tersangka pengedar narkoba jalan berbaris ketika akan dilakukan Konferensi Pers di Mapolres Cilacap. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Sebanyak 15 orang tersangka kasus peredaran narkoba berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Cilacap.

Tersangka diamankan dalam kegiatan Operasi Bersinar Candi 2022 dan juga kegiatan lainnya yang sudah dijalankan kurang lebih selama 6 bulan terakhir.

Wakapolres Cilacap Kompol Suryo Wibowo menjelaskan bahwa ada 9 kasus yang berhasil di ungkap oleh Satresnarkoba Polres Cilacap

"Secara umum selama 6 bulan terakhir ini  kami berhasil mengungkap 9 kasus dan 15 tersangka yang kami dapatkan dari 2 kegiatan," jelas Kompol Suryo Wibowo, Selasa (8/3/2022).

Dalam kegiatan pertama, Satresnarkoba Polres Cilacap berhasil mengungkap 10 orang tersangka dalam waktu dan tempat yang berbeda-beda. 

"Mereka sebagai kurir atau perantara, dan barang bukti yang diamankan berupa sabu sebanyak 25.5 gram dan obat psikotropika sebanyak 145 butir," jelas Kompol Suryo Wibowo.

Selanjutanya dalam Operasi Bersinar Candi yang dilaksanakan sejak 9 - 28 Februari 2022 Satresnarkoba Polres Cilacap berhasil mengungkap 4 kasus dan membekuk 5 orang tersangka.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu berupa sabu seberat  5,8 gram. 

Dari 5 tersangka tersebut ada yang sebagai perantara dan juga ada yang menjadi pengedar narkoba.

Wakapolres mengungkapkan bahwa pihaknya hingga saat ini masih melakukan pengembangan terhadap tersangka.

"Dari keseluruhan tersangka, saat ini masih kami kembangankan, kami lakukan penyelidikan untuk didapatkan jaringan yang lebih luas lagi," ungkap Kompol Suryo.

Disebutkan pula bahwa 15 tersangka kasus pengedaran narkoba seluruhnya merupakan warga Kabupaten Cilacap.

Setiap pelaku ditemukan di tempat yang berbeda-beda seperti di kos, dan di jalan. 

Dari total keseluruhan 15 tersangka, 3 orang diantaranya diduga  terindikasi sebagai pelaku residivis. 

Sementara itu tersangka diancam dg UU No.5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Denda paling sedikit Rp 1-10 miliar.

Untuk pelaku penyalahgunaan Psikotropika dikenakan UU No.36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun dan denda maksimal 100 juta rupiah. 

Barang bukti lain yang berhasil dikumpulkan pihak kepolisian seperti sepeda motor, handphone, uang, alat penghisap dan alat transaksi lainnya. (pnk)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved