Pembunuhan

Nurhadi Blora Pecahkan Kepala Teman Pakai Batu, Lalu Santai Makan Sate Kelinci dan Setubuhi Pacar

Polisi melakukan rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan oleh Nurhadi terhadap temannya dengan cara kepala dipecah di Blora.

Penulis: ahmad mustakim | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Ahmad Mustakim
Tersangka Nurhadi saat melakukan reka adegan di TKP di persawahan ikut wilayah Kelurahan Balun Kecamatan Cepu Kabupaten Blora 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Petugas gabungan dari Satreskrim Polres Blora bersama Unit Reskrim Polsek Cepu menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang mayatnya ditemukan di sawah kawasan Nglebok, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Selasa (8/3/2022). 

Dalam reka ulang tersebut, pelaku memperagakan 11 adegan. 

Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana, menyampaikan  rekonstruksi ini memberikan gambaran secara nyata sehingga dari hasil pemeriksaan yang telah dilaksanakan terhadap para saksi maupun tersangka terjadi sinkronisasi dan kejelasan.

“Rekonstruksi digelar untuk menyesuaikan fakta di lapangan,” kata Kapolsek Cepu. 

Dalam reka adegan, tersangka Nurhadi usai melakukan pembunuhan sempat makan sate kelinci di warung.

Tak hanya itu, dirinya melakukan hubungan intim dengan kekasihnya.  

Adapun kasus pembunuhan terjadi pada 16 Pebruari 2022 silam dengan TKP di persawahan ikut wilayah Kelurahan Balun Kecamatan Cepu Kabupaten Blora

Melalui hasil penyelidikan polisi, mayat tersebut merupakan korban pembunuhan.

Korban diketahui bernama Sudar warga Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban.

Sudar diduga kuat dibunuh temannya sendiri, Nurhadi, warga Pacitan, Jawa Timur. 

Korban dipukul batu pada bagian kepala hingga pecah dan tewas seketika di lokasi kejadian. 

Polisi berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyianya di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro. 

Polisi juga mengamankan barang bukti sebuah sepeda motor milik korban yang dikubur dan ditutup dengan pohon pisang. 

Tersangka mengaku nekat menghabisi temannya sendiri karena malu ditagih utang dengan besaran Rp 2,5 juta. 

Dan hal itu dilakukan terus menerus oleh korban. (kim) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved