Hotline Semarang

Warga yang Sudah Vaksin Dosis Ke-2 Tak Perlu Tunjukkan Hasil PCR atau Antigen untuk Naik Kereta

Ini pertanyaan pembaca yang dikirim ke redaksi Tribun Jateng dalam rubrik hotline.

Penulis: budi susanto | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Ilustrasi tes PCR swab 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini adalah pertanyaan pembaca yang dikirim ke redaksi Tribun Jateng dalam rubrik hotline Semarang.

Pertanyaan itu dicarikan jawaban dari narasumber yang berkompeten.

Pertanyaan

1. Benarkah ada persyaratan baru untuk calon penumpang kereta, katanya sudah tidak diwajibkan membawa hasil tes antigen atau PCR. Apakah syarat tersebut berlaku untuk semua perjalanan kereta baik jarak jauh maupun lokal, atau hanya untuk perjalanan tertentu. Untuk calon penumpang yang belum divaksin karena alasan kesehatan bagaimana, mohon ditanyakan ke KAI. Terimakasih.

Pengirim : 08985867xxx

Jawaban

2. Syarat penggunaan kereta jarak jauh dan lokal hingg aglomerasi terbaru.

Untuk kereta jarak jauh dan menengah penumpang sudah vaksin dua kali atau ketiga, tidak diwajibkan membawa hasil tes antigen ataupun RT-PCR. Untuk penumpang yang masih menjalani vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif antigen atau PCR.

Hasil PCR berlaku 3x24 jam dan antigen berlaku 1x24 jam, sementara penumpang dengan komorbid wajib menunjukkan surat keterangan dokter dan wajib membawa hasil PCR dan antigen.

Anak di bawah 6 tahun tidak diwajibkan vaksin, PCR atay antigen namun wajib didampingi orang tua.

Kondisi badan penumpang harus sehat dan suhu tidak lebih 37,3 derajat celcius serta mengenakan masker.

Saat boarding jika ada penumpang sudah vaksin ke-2 atau booster namun positif, dalam  waktu 14 hari tdk boleh melakukan perjalanan, tiket bisa dibatalkan sesuai aturan cancel rejected.

Untuk syarat perjalanan kereta lokal dan aglomerasi, wajib vaksin dosis pertama kecuali anak usia di bawah 6 tahun dan tidak wajib PCR atau antigen. Kapasitas angkut kereta jarak jauh 100 persen, sedang kereta lokal dan aglomerasi dibatasi 70 persen.

Manager Humas Daop IV PT KAI Krisbiantoro. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved