Inilah Sosok Wanita Muluskan Proyek Korupsi Budhi Sarwono, Sempat Bohong Usai Sumpah Bawah Al Quran

Sosok pengendali proyek dalam kasus korupsi pengadaan Dinas PUPR Banjarnegara terungkap.

Penulis: budi susanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Sejumlah saksi disumpah sebelum persidangan kasus korsupsi pada Dinas PUPR Banjarnegara dimulai, sidang tersebut digelar di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Semarang, Jumat (11/3/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sosok pengendali proyek dalam kasus korupsi pengadaan Dinas PUPR Banjarnegara terungkap.

Fakta tersebut langsung disampaikan oleh saksi yang dihadirkan dalam persidangan lanjutan, di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Jumat (9/3/2022).

Kesaksian tersebut dipaparkan oleh bendahara PT Bumi Rejo Grub, Susi Widiyanti.

PT Bumi Rejo Grub merupakan perusahaan yang memiliki empat anak cabang, yaitu PT Sutikno Tirta Kencana, PT Buton Tirto Baskoro, dan PT Semangat Muda.

Keempat anak cabang itu ikut andil dalam pengerjaan sejumlah proyek yang masuk dalam daftar tindak korupsi oleh KPK tahun 2017-2018.

Keuangan empat anak cabang PT Bumi Rejo Grub, juga menjadi satu bagian dari sistem keuangan PT Bumi Rejo Grub.

Meski di awal persidangan Susi tak mau mengakui siapa pengendali proyek, namun ia tak bisa mengelak kala Jaksa KPK memaparkan sejumlah bukti.

Bukti yang dipaparkan berupa rekaman telpon serta komunikasi melalui SMS, terkait pengelolaan perusahaan dan proyek yang masuk daftar kasus korupsi KPK.

Saat jaksa menayakan siapa yang mengelola PT Bumi Rejo Grub dan mekanisme pelaporan perusahaan, Susi mengaku seluruh rekening perusahaan PT Bumi Rejo dikelola oleh Susi atas arahan bupati nonaktif Banjarnegara, Budhi Sarwono.

"Benar seperti yang ada di BAP, baik mekanisme pelaporan perusahaan, rekening perusahaan PT Bumi Rejo Grub, hingga proyek, langsung diarahkan oleh Budhi Sarwono," katanya saat menjadi saksi.

Susi juga mengatakan, komunikasi Budhi Sarwono dengannya acap kali melalui pesan singkat.

"Biasanya saya komunikasi dengan Pak Budhi Sarwono melalui sms," jelasnya.

Dalam persidangan juga terungkap, walaupun Budhi Sarwono sudah menjabat Bupati Banjarnegara, namun ia masih aktif dalam pengurusan PT Bumi Rejo Grub.

Hal tersebut dirasa oleh Majelis Hakim sedikit janggal, lantaran nama Budhi Sarwono tidak tercantum dalam  struktural PT Bumi Rejo Grub.

Menurut Susi, sejak Budhi Sarwono menjadi bupati, pengendali perusahaan diserahkan kembali kepada ayahnya yaitu Soegeng Budhiarto.

"Karena Soegeng Budhiarto sudah lanjut usia, akhirnya Budhi Sarwono membantu mengurus perusahaan. Jadi saya anggap Budhi Sarwono sebagai atasan di perusahaan," jelasnya.

Adapun bupati nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono dan orang kepercayaan Budhi, yaitu Kedy Afandi, menjadi terdakwa kasus korsupsi pada Dinas PUPR Banjarnegara pada 2017-2018.

Budhi Sarwono didakwa melakukan korupsi dengan mengikutsertakan perusahaan yang ia kelola, dalam proyek pembangunan infrastruktur di Banjarnegara

Melalui proyek yang ia tangani, Budhi Sarwono disebut mendapat keuntungan Rp 18,7 miliar, selain itu, ia menerima gratifikasi Rp 7,4 miliar dari sejumlah pemenang lelang proyek infrastruktur di Banjarnegara.

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved