Berita Blora

Para Pesilat Cilik Cerita Pengalaman Tampil di Final Kejurda VII PS NU Pagar Nusa: Greget Banget

Final Kejuaraan Daerah (Kejurda) ke VII Pencak Silat NU Pagar Nusa di Gor Mustika Blora,  berlangsung semarak

Penulis: ahmad mustakim | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Ahmad Mustakim
Handoyo Joyo Wardoyo yang berasal dari Kecamatan Gebok, Kabupaten Kudus keluar sebagai juara di kelas D putra usia dini 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Final Kejuaraan Daerah (Kejurda) ke VII Pencak Silat NU Pagar Nusa di Gor Mustika Blora,  berlangsung semarak. 

Para pesilat dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah harus berjuang sekuat tenaga agar bisa jadi yang terbaik.

Salah satunya Elok Fofinabila (11).

Pesilat cilik kelas 5 MI asal Wonosobo ini berhasil mengalahkan lawannya dan menjadi juara di kelas E putri usia dini.

Ia mendapat medali emas setelah bertanding selama dua ronde. 

"Tadi rasanya greget-greget banget pengen cepat mengalahkan musuh. Soalnya kelas kejurda ini bukan main-main dari Kabupaten pasti mengeluarkan petarung terbaiknya," ungkapnya saat ditemui di arena, Selasa (15/3/2022). 

Serupa diraih Handoyo Joyo Wardoyo. Pesilat asal dari Kecamatan Gebok, Kabupaten Kudus ini meraih medali emas kelas D putra usia dini

Ia bercerita sempat merasa kewalahan saat bertarung di final

"Tadi musuh kalah poin, musuhnya tangguh tapi saya berusaha terus, alhamdulillah menang dan dapat medali emas ini," kata dia. 

"Saya ingin terus melanjutkan prestasi sampai jenjang yang lebih tinggi kalau bisa ya sampai kelas internasional," ucapnya yang masih kelas 6 di salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kudus.

Ia menambahkan bercita-cita menjadi guru Pencak Silat NU pagar Nusa.

(kim) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved