Berita Viral

Inilah Sosok Pendeta Saifudin Ibrahim Minta Menteri Hapus 300 Ayat Al Quran, Pernah Nikah di Jepara

Pendeta Saifudin Ibrahim menjadi perbincangan hangat di media sosial usai meminta Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat.

Editor: rival al manaf
Youtube Batas Narasi
Saifudin Ibrahim 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pendeta Saifudin Ibrahim menjadi perbincangan hangat di media sosial usai meminta Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat Al Quran.

Pernyataan tersebut disampaikan Saifudin Ibrahim dalam channel Youtube.

Sontak video yang diunggahnya itu pun menuai protes dari umat muslim.

Dalam video berdurasi 9 menit yang diunggah pada Senin (14/3/2022) itu, pria yang berprofesi sebagai pendeta itu mengaku sudah menyampaikan berulang kali kepada Menag terkait hal tersebut.

Baca juga: Mahfud MD Minta Polri Periksa Saifuddin Ibrahim, Pendeta yang Minta 300 Ayat Alquran Dihapus

Baca juga: Pernikahan Berakhir Ricuh, Ibu dan Anak Saling Bantah Pernyataan, Pendeta Berikan klarifikasinya

Baca juga: Makna Tahun Macan Air pada Imlek 2022 Menurut Pendeta Chen Li Wei

Baca juga: Pesan Pendeta Sugeng dari GKJ Slawi pada Momen Natal 2021: Kesederhanaan Menjadi Teladan

"Saya sudah mengatakan berulang kali kepada Pak menteri Agama dan inilah menteri agama yang saya kira menteri agama yang toleransi dan damai tinggi terhadap minoritas," ucap Saifudin.

"Mohon menteri agama agar situasi seperti ini dikondusifkan, jangan takut dengan kadrun."

Namun, Kementerian Agama tak merespon permintaan pendeta tersebut.

Sebaliknya, Kemenag  menyebut  permintaan Saifuddin Ibrahim  bisa mengganggu kerukunan antarumat.

"Saya melihat, apa yang dilakukan Pendeta Saifuddin justru dapat mengganggu kerukunan antarumat dan upaya menguatkan moderasi beragama," kata Plt Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Thobib Al Asyhar, dalam keterangannya, Rabu (16/3/2022).

Menurut Thobib,  Menag Yaqut Cholil Qoumas tidak mengenal Saifuddin Ibrahim.

"Gus Menteri (Yaqut) tidak kenal dengan Pendeta Saifuddin Ibrahim."

"Gus Menteri tidak pernah mendengar apa yang diklaim Pendeta Saifuddin berulangkali dikatakan ke Menag," tegasnya.

Sosok Saifudin Ibrahim

Saifudin Ibrahim diketahui lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat, 26 Oktober 1965, dari keluarga muslim.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved