Universitas Muhammadiyah Purwokerto

UMP Purwokerto Terjunkan Relawan Psikososial untuk Korban Banjir

UMP Banyumas, Jawa Tengah melalui Fakultas Psikologi menerjunkan relawan psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana banjir.

Editor: abduh imanulhaq
UMP PURWOKERTO
Fakultas Psikologi UMP Purwokerto menerjunkan relawan psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana banjir di Desa Gebangsari dan Desa Karangpetir Banyumas, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Banyumas, Jawa Tengah melalui Fakultas Psikologi menerjunkan relawan psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana banjir.

Beberapa titik di antaranya di Desa Gebangsari dan Desa Karangpetir Banyumas, Jawa Tengah.

Anggota Psikososial Fakultas Psikologi UMP Yuantika Elinda mengatakan, relawan psikososial sekarang ditempatkan di Pos Desa Gebangsari dan Karangpetir.

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menerjunkan relawan psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana banjir di Desa Gebangsari dan Desa Karangpetir Banyumas, Jawa Tengah.
Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menerjunkan relawan psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana banjir di Desa Gebangsari dan Desa Karangpetir Banyumas, Jawa Tengah. (IST)

“Jumlah relawannya yang ada disana untuk psikososial ada 8 orang. Kita berangkat respon, kemarin hari rabu 16 Maret sampai hari ini,” katanya, Senin (21/3/2022).

Dalam kegiatannya, mereka melakukan pendampingan psikososial dengan fungames untuk anak mulai pagi dan sore hari.

Pendampingan belajar, rapid asesmen terkait kondisi anak, ibu, dan lansia serta membantu di dapur umum MDMC.

“Ada beberapa titik desa juga selain ini, di antaranya Desa Gumelar Lor dan Plangkapan, selain itu diberbeda kecamatan juga ada yang terkena banjir, salah satunya Kecamatan Sumpiuh, tapi untuk Kemranjen sekarang sudah aman. Ini semuanya masuk Kabupaten Banyumas,” jelasnya.

Mahasiswa lain sebagai Anggota Bidang Tanggap Darurat Nandha Tasha Miftakhusyifa mengatakan, di pos pelayanan Desa Gambasari terdapat anak-anak dengan kisaran umur 3-10 tahun.

“Kami datang disambut dengan ramah oleh para penyintas. Kami memberikan pendampingan belajar pada mereka, diselingi dengan fun games sehingga anak anak tetap nyaman dan enjoy. Kami juga melakukan hafalan doa doa harian. Anak anak terlihat sangat antusias. Orangtua berterima kasih dengan kehadiran kami mengurangi kebosanan anak anak dan mengurangi bermain gadget,” tandasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved