Berita Salatiga

1.270 Knalpot Brong Dimusnahkan, Kapolres Salatiga: Si Pemilik Kami Jerat UU Lalu Lintas

Pemakaian knalpot tidak standar atau brong, akan dijerat Pasal 285 ayat 1 UU Lalu Lintas dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan.

Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: deni setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Polres Salatiga gelar hasil Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022 selama 14 hari.

Menurut Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana, sejak awal tahun sampai akhir bulan lalu, sudah menyita lebih dari 1.200 knalpot brong.

Baca juga: Stok Minyak Goreng Kemasan dan Curah di Pasar Suruh Salatiga Masih Kosong

Baca juga: Polres Kota Salatiga Panggil Empat Distributor Minyak Goreng Terkait Stok dan Lonjakan Harga

Baca juga: Despar UKSW Salatiga Wujudkan Komitmen Dampingi Desa Kembangkan Destinasi Wisata

Baca juga: Karwanes Dengar Dentuman Keras, Kios Loundry Kalimangkak Salatiga Terbakar, Dua Orang Terluka

“Kami telah menyita knalpot brong sebanyak 1.270 dan kami musnahkan,” kata Kapolres Salatiga kepada Tribunjateng.com, Selasa (22/3/2022).

Terkait dengan kegiatan penertiban di Salatiga, pihaknya selalu melakukan kegiatan ini secara rutin, dengan adanya perkembangan yang semakin bertambah, baik itu jumlah knalpot brong.

“Kami akan terus lakukan bukan hanya pengguna, tapi juga kepada penjual untuk mengimbau terkait dengan aturan,” tambahnya.

Pihaknya akan menindak tegas bagi penjual knalpot brong.

“Kami akan menindak tegas untuk tidak menjual atau membantu memasang knalpot yang tidak SNI,” paparnya.

Pelanggaran terhadap pemasangan knalpot brong, pihaknya tidak menemukan pelanggaran tidak seperti di dua bulan lalu.

“Alhamdulillah, sampai hari ini kami juga tidak menemukan pelanggaran seperti satu dua bulan lalu,” kata AKBP Indra.

Dampak dari pemakaian knalpot tidak SNI yakni salah satunya pelanggaran UU Lalu Lintas.

“Sudah pasti karena tidak SNI pasti terkait dengan aturan lalu lintas,” tambahnya.

Bukan hanya aturan saja, tetapi juga terkait keselamatan dan tidak mengganggu pengguna jalan raya lain.

Pemakaian knalpot tidak standar atau brong, akan dijerat Pasal 285 ayat 1 UU Lalu Lintas dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000. (*)

Baca juga: DPRD Kota Semarang Soroti Masih Banyaknya Kursi Kosong di Pemkot, Liluk: Tolong Segera Diisi

Baca juga: Silakan Ajukan Program Reward Masuk PTN, Disdikbud Karanganyar Masih Ada Anggaran Rp 553 Juta

Baca juga: Fans Minta PSIS Semarang Datangkan Ciro Alves dan Taisei Marukawa, Ini Kata CEO Yoyok Sukawi

Baca juga: Kok Cuma Dua Tersangka, Satunya Lagi Mana? Update Kasus Perdagangan Anak di Tegal, Ini Kata Kejari

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved