Berita Kebumen

Derita Petani Kebumen Sawah dan Gabah Terendam Banjir, Bupati Tawarkan Solusi

Banjir di Kebumen yang sudah berlangsung selama 7 hari ini berangsur surut. Meski demikian, dampak kerusakan atau kerugiannya masih dirasakan

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
BPBD Kebumen
Evakuasi korban banjir oleh petugas di Kecamatan Ayah, Kebumen 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Banjir di Kebumen yang sudah berlangsung selama 7 hari ini berangsur surut. Meski demikian, dampak kerusakan atau kerugiannya masih dirasakan masyarakat.

Di antara kerugian itu, banyak tanaman padi petani yang terendam banjir.

Banjir bukan hanya mengusir warga dari tempat tinggal mereka yang terendam.

Matapencaharian sebagian warga yang sebagian besar petani pun ikut lumpuh.

Baca juga: Seminggu Banjir di Kecamatan Ayah Kebumen Belum Surut, Warga Bertahan di Pengungsian

Baca juga: Gadis Kebumen Tewas, Saat Warga Keluar Dengar Teriakannya, Iska Terduduk dengan Luka Bacok Menganga

Masalahnya, banyak sawah yang terendam banjir sebelum dipanen.

Bukan hanya padi yang masih di lahan, gabah yang sudah dipanen dan disimpan di dalam rumah pun ikut terendam karena banjir sampai masuk rumah. 

Padi terdampak banjir itu, baik yang ada di sawah maupun di rumah harus diselamatkan agar tetap bisa dijual atau dikonsumsi. 

Untuk menyelamatkan padi yang basah itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meminta dinas terkait berkoordinasi dengan pemerintah di bawahnya agar bisa membawa masyarakat ke Rice Milling Unit (RMU) di Kutowinangun.

"Untuk menyelamatkan gabah dalam jumlah besar ini, para petani bisa membawanya ke RMU di Kutowinangun.

Pemerintah melalui dinas terkait harus bisa memfasilitasi," ujar Bupati saat memantau penanganan banjir di Kecamatan Rowokele, (22/3/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved