Wawancara Khusus

Kepala Dispertan Kota Semarang Hernowo Dorong Masyarakat Suka Urban Farming

Dinas Pertanian Kota Semarang pun berupaya agar fenomena pengembangan pertanian perkotaan semakin diminati masyarakat secara terus menerus.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rustam aji
tribun jateng/Eka Yulianti Fajlin
Hernowo Budi Luhur 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Saat pandemi Covid-19, fenomena urban farming kian meningkat. Hal ini menjadi keberuntungan tersendiri bagi dunia pertanian.

Dinas Pertanian Kota Semarang pun berupaya agar fenomena pengembangan pertanian perkotaan semakin diminati masyarakat secara terus menerus.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur hadir di Studio Tribun Jateng dalam acara Tribun Topic bertema Masa Depan Bangsa Ada di Ketahanan Pangan dipandu host Ruth Novita Lusiana.

Video telah tayang di medsos Tribunjateng, dan kali ini disajikan kepada pembaca Tribunjateng.com serta koran cetak Tribun Jateng yang disadur oleh reporter Eka Yulianti Fajli. Berikut petikan wawancaranya.

Bagaimana pendapat Bapak mengenai fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap tanaman?

Dispertan ambil hikmah adanya pandemi karena banyak masyarakat mulai senang berkebun. Sejak dulu hasil tanaman di Indonesia ini disukai orang luar negeri.

Selama pandemi ini, Dispertan berupaya agar bagaimana pertanian ini jadi profesi baru bagi masyarakat perkotaan.

Ini untuk menarik anak-anak muda. Kalau boleh jujur, petani di Semarang ada 40 ribu. Petani yang usia di bawah 50 tahun sangat sedikit. Mereka 90 persen di atas 50 tahun.

Tapi, kita harus sadar bahwa persoalan makanan menjadi hal penting.

Ini harus kami dorong dan edukasi masyarakat bahwa kebutuhan pangan menjadi hal penting.

Kita butuh makanan sehat. Ini bisa dihasilkan dari budidaya yang sehat. Kalau bisa tanam sendiri, pasti kurangi pestisida.

Kedua, bagaimana membangun food urban sistem. Ini sebuah paradigma bagaimana mengelola makanan dengan baik.

Pasca budidaya, ada pengolahan dan pemanfataannya. Bagaimana mengolah seluruhnya tanpa harus membuang.

Bagaimana dengan urban farming?

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved