Berita Demak

Kasus Marjani Terduga Pencuri Ikan Korban Bacok Mbah Minto, Pengacara: Harusnya Masuk Tipiring

JPU menunda pembacaan tuntutan alam sidang di PN Demak, Kamis (24/3), kepada Marjani.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Marjani dan para kuasa hukumnya berjalan keluar dari ruang sidang di Pengadilan Negeri Demak, Kamis (24/3/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menunda pembacaan tuntutan di depan Majelis Hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Demak pada Kamis (24/3/2022) hari ini kepada Marjani (38), terduga pencuri ikan yang sempat menjadi korban bacok Kasmito (74) atau Mbah Minto beberapa waktu lalu.

Dalam jalannya sidang tersebut, pihak JPU mengatakan belum mempersiapkan tuntutannya.

Ini merupakan kali pertama sidang tuntutan untuk Marjani ditunda.

Majelis Hakim kemudian memutuskan untuk mengadakan sidang selanjutnya pada Kamis (31/4/2022) pekan depan.

Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Marjani, Herry Darman, mengatakan bahwa dirinya merasa kecewa.

“Kami merasa sedikit kecewa, ya.

Seharusnya JPU secara profesional sudah menyiapkan tuntutannya pada hari ini,” ungkap Herry Darman ketika ditemui Tribunjateng.com seusai sidang.

Ia berharap bahwa untuk menentukan tuntutannya, pihak JPU bisa bersikap seadil-adilnya.

Menurut Herry, kliennya Marjani merasa keberatan bahwa pada persidangan sebelumnya saat menghadirkan para saksi, barang bukti dugaan pencurian ikan yang ditunjukkan hanya berupa foto.

Selain itu, Herry menambahkan bahwa kasus yang dialami Marjani merupakan tindak pidana ringan (tipiring), lantaran barang bukti dugaan curian yang ditunjukkan di persidangan bernilai di bawah Rp 2,5 juta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved