Berita Demak

Kasus Marjani Terduga Pencuri Ikan Korban Bacok Mbah Minto, Pengacara: Harusnya Masuk Tipiring

JPU menunda pembacaan tuntutan alam sidang di PN Demak, Kamis (24/3), kepada Marjani.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Marjani dan para kuasa hukumnya berjalan keluar dari ruang sidang di Pengadilan Negeri Demak, Kamis (24/3/2022). 

Pasal 363 ayat 3 KUHP yang disebutkan Herry merupakan pencurian pada waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan yang tertutup yang ada rumahnya, dilakukan oleh orang yang ada disitu tiada dengan setahunya atau bertentangan dengan kemauannya orang yang berhak, ancaman hukumannya penjara maksimal tujuh tahun.

Sementara itu, soal kondisi Marjani saat ini yang menjadi korban bacok Mbah Minto, ketika ditanyai, ia mengungkapkan bahwa kondisinya telah membaik.

Meskipun demikian, tangannya masih dibalut perban dan dimasukkan ke dalam pakaiannya.

Marjani juga mengaku belum dapat bekerja dan hanya beristirahat di rumah.

“Tidak punya penghasilan, hanya mengandalkan sumbangan dari saudara dan teman,” ujarnya.

Pemberitaan sebelumnya, Marjani tertangkap dan tertuduh mencuri ikan di kolam milik Suhadak di Desa Pasir, Kecamatan Mijen.

Mbah Minto yang tengah menjaga kolam itu kemudian langsung membacok Marjani beberapa kali menggunakan celurit.

Marjani yang mengalami luka bacok serius hingga kondisinya kritis itu kemudian berusaha melarikan diri sampai akhirnya terjatuh di daerah Bungo.

Marjani langsung ditolong warga setempat dan dibawa ke rumah sakit. (*)

Kuasa hukum Marjani memberikan tanggapan seusai sidang di Pengadilan Negeri Demak, Kamis (24/3/2022).
Kuasa hukum Marjani memberikan tanggapan seusai sidang di Pengadilan Negeri Demak, Kamis (24/3/2022). (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV)
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved