Menteri Singapura Desmond Lee Kaget Lihat Kendal
Menteri Pembangunan Nasional Singapura Desmond Lee takjub melihat pembangunan di Kabupaten Kendal.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal kembali menerima kunjungan dari perwakilan Negara Singapura pada, Kamis (24/3/2022).
Dari sebelumnya Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar, kini Minister for National Development of Singapore (Menteri Pembangunan Nasional Singapura), Desmond Lee hadir langsung ke Kabupaten Kendal.
Menteri Desmond Lee datang ke Kendal guna meninjau perkembangan Kawasan Industri Kendal (KIK).
Menurutnya, enam tahun sudah KIK atau Kendal Industrial Park berdiri dan menunjukkan progres yang menakjubkan.
Tercatat sudah ada 72 investor (tenant) dengan nilai investasi mencapai Rp 22,9 triliun yang sudah masuk di KIK hingga Maret 2022.
Menurut Desmond Lee, sebuah kemajuan yang mengesankan baik di bidang infrastruktur, jalan, maupun bisnis dan pabrik atau perusahaan yang ada.
Capaian tersebut menjadi modal bagus untuk menarik lebih banyak lagi investasi ke Kendal.
Kuncinya, menciptakan lingkungan investasi yang baik dengan memberikan banyak kesempatan peluang kerja dari KIK.
"Masyarakat Kendal berkesempatan untuk mempelajari keterampilan yang relevan dalam bisnis di KIK. Mereka bisa dilatih keterampilan yang dapat memberikan mereka pekerjaan," terangnya.
Menurut dia, Singapura bangga menjadi mitra dan sahabat Kendal, Jawa Tengah, dan Indonesia.
Untuk itu, dia berkunjung kembali ke Kendal, Jawa Tengah dalam rangka memantapkan kerjasama yang berkelanjutan.
"Kendal Industrial Park adalah proyek bersama Indonesia dan Singapura, dan kami memiliki perusahaan yang merupakan joint venture antara Jababeka Indonesia dan juga Sembcorp Singapore. Perusahaan aktif dalam mengembangkan dan memanfaatkan Kawasan Industri Kendal. Jadi bukan hanya manajemen perusahaan saja, tetapi juga memanfaatkan investasi, menyediakan infrastruktur, dan mendukung seluruh ekosistem industri yang ada," jelasnya.
Desmond Lee berharap, lingkungan bisnis yang ramah di KIK dapat menarik lebih banyak lagi perusahaan dari Singapura maupun negara-negara lainnya.
Dengan catatan, harus didukung penyediaan infrastruktur yang memadai, serta layanan dan dukungan yang optimal.
"Saya berharap kemajuan yang baik dan sukses besar untuk bapak Dico M Ganinduto dan teman-teman semua," katanya.
Diketahui bahwa 72 investor yang sudah bergabung di KIK Kendal berasal dari beberapa negara.
Di antaranya, Singapura, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, China, Taiwan, Hongkong, dan negara lainnya.
Total nilai investasi saat ini mencapai Rp 22,9 triliun yang bergerak di beberapa sektor.
Fashion industri 31 persen, furniture 14 persen elektronik 13 persen, food and beverage 11 persen, packaging 10 persen, dan beberapa sektor lainnya.
Sebanyak belasan perusahaan sudah beroperasi, dan beberapa perusahaan tercatat dalam konstruksi pembangunan.
Menteri Pembangunan Nasional Singapura, Desmond Lee juga melakukan penandatanganan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) and Partnership Agreement on Supply, Training, and Skilled Labour Placement in Kendal Industrial Park bersama jajaran Pemerintah Kendal, PT KIK, dan beberapa perusahaan.
Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, kedatangan tamu kehormatan dari Singapura ini sebuah kabar baik untuk kemajuan industri di Kabupaten Kendal.
Dico berjanji bakal melakukan kunjungan balasan ke Singapura untuk menindaklanjuti lebih spesifik apa yang bisa dikembangkan antara Indonesia, dalam hal ini Kabupaten Kendal dengan Singapura.
"Kedatangan Mr Desmond Lee ini untuk melihat progres KIK, untuk mengembangkan KIK dengan melihat potensi yang bisa dikembangkan," terangnya.
Selain itu, kata Dico, turut dilakukan pendatanganan MoU antara Pemerintah Indonesia dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kendal Industrial Park.
Dalam rangka berkolaborasi terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, seiring terbukanya lapangan pekerjaan.
"Pelatihan akan diberikan oleh Kementerian Perindustrian melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI). Dinas terkait tengah mempersiapkan agar setelah itu bisa langsung disalurkan ke KIK," tuturnya. (Sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/menteri-pembangunan-nasional-singapura-desmond-lee-di-kendal.jpg)