Berita Jateng

Hapkido Jateng gelar Kejurda, George: Untuk motivasi atlet dan persiapan Kejurnas di Padang

Pengda cabor Hapkido Provinsi Jawa Tengah menggelar kejuaraan daerah 1 di GOR Kompoeng Tepi Sawah, Boja Kendal selama dua hari mulai 26 hingga 27 mare

franciskus ariel setiaputra
Atlet Hapkido Kabupaten Grobogan Nurdiana Puspitasari (Merah) saat bertarung melawan wakil Kabupaten Semarang Salsabilla Khairunnisa di Kejurda I Jateng di GOR Kompoeng Tepi Sawah, Boja Kendal, Minggu (27/3/2022) - ARL/ Tribun Jateng 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Pengda cabor Hapkido Provinsi Jawa Tengah menggelar kejuaraan daerah 1 di GOR Kompoeng Tepi Sawah, Boja Kendal selama dua hari mulai 26 hingga 27 maret 2022.

Kejurda tersebut diharapkan jadi ajang pemanasan para atlet jelang mengikuti beberapa event nasional tahun ini.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Pengprov Hapkido Jateng, George Lunarso berharap Kejurda kali ini juga bisa memompa motivasi para atlet jelang menghdapi Kejurnas Hapkido di Padang, Agustus mendatang.

"Kejurda ini memang sudah agenda dari Pengda. Tentunya selalu ada tujuan dengan adanya event-event ini, kejuaraan ini bisa menggairahkan Hapkido, memotivasi atlet," kata George Lunarso.

"Sekaligus ini juga sebagai seleksi untuk Kejurnas pada Agustus nanti di Padang. Ada rencana nanti di quartal terakhir tahun ini akan ada kejurda lagi," tambahnya.

Pada Kejurda kali ini mempertandingkan 17 nomor dan diikuti sekitar 78 atlet dari total sepuluh kabupaten/kota.

Sebagai cabor yang tergolong baru di Jawa Tengah, George Lunarso menyebut antusias atlet cukup baik.

"Ini juga sebagai ajang uji coba karena sebelumnya belum pernah (Digelar Kejurda). Di sini baru uji coba. Nanti mereka (Para atlet) bisa merasakan, bisa tau cara latihannya untuk menghadapi event yang berikutnya, nanti di Kejurda selanjutnya bisa lebih baik lagi," terang George Lunarso.

Adapun untuk Kejurnas yang akan diikuti tahun iji, George Lunarso menargetkan peringkat yang lebih tinggi lagi pasca tahun lalu menempati urutan empat nasional.

"Kami berharap di peringkat lebih tinggi. Sebelumnya kami di peringkat empat nasional. Kami mau tambah, diharapkan supaya prestasi Jawa Tengah berkembang," tandasnya.

Sementara itu, Nurdiana Puspitasari salah satu atlet putri yang bertanding di nomor under 55kg putri menyebut cukup antusias.

Atlet kelahiran Tuban, 19 Januari 2002 tersebut mewakili Kabupaten Grobogan. Ia memastikan diri sebagai juara satu di nomor under 55kg putri usai menang dari wakil Kabupaten Semarang, Salsabilla Khairunnisa.

"Pertandingan hari ini sesuai yang saya harapkan, latihan kemarin semua terbayarkan di sini," kata Dian sapaannya, Minggu (27/3).

Dia menyebut, sebenarnya basic bela diri yang ia miliki yakni Karate, namun dalam beberapa bulan terakhir fokus menekuni olahraga hapkido.

"Belajar Hapkido ini baru beberapa bulan ini, basic saya karate. Ini kan cabor baru jadi saya mencoba untuk gabung di sini. Dari anak-anaknya di sini juga dari cabor-cabor lain," kata Dian.

Ia menyebut, memiliki target mewakili Jawa Tengah di Kejurnas nantinya.

"Saya harap Hapkido bisa berkembang seperti cabor lain, peminatnya juga semakin banyak bisa ada di kejuaraan-kejuaran nasional bahkan internasional," tandasnya. (*)

Baca juga: Srikandi Pemuda Pancasila Jawa Tengah Gelar Muswil Kedua di Semarang 

Baca juga: Kapal Bersandar di Waduk Sempor Kebumen Jadi Target Pencurian, Mesin Dijual ke Nelayan Rp 9 Juta

Baca juga: Chord Kunci Gitar dan Lirik Kelangan Denny Caknan feat Wandra

Baca juga: Innalillahi, Ibunda Kalina Ocktaranny Meninggal Dunia, Dikabarkan Kanker Rahim

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved