Berita Semarang

Inilah Sosok Sisyanto Abang Jago yang Usir Taksi Online di Stasiun Semarang Poncol: Saya minta maaf

Sisyanto (45) preman stasiun Poncol yang viral di Tiktok akibat mengusir sopir taksi online dan penumpangnya akhirnya meminta maaf.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Polsek Semarang Utara
Sisyanto preman stasiun Poncol saat menyatakan permintaan maaf di kantor Polsek Semarang Utara selepas aksinya mengusir penumpang dan sopir taksi online di Stasiun Poncol viral, kota Semarang, Senin (28/3/2022). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Sisyanto (45) preman stasiun Poncol yang viral di Tiktok akibat mengusir sopir taksi online dan penumpangnya akhirnya meminta maaf.

Warga Perbalan Purwosari, Purwosari, Semarang Utara itu, diberi sanksi tambahan oleh polisi yakni wajib mengikuti apel pagi setiap Senin dan Kamis.

"Iya, saya meminta maaf sebesar-besarnya terhadap sopir dan penumpang taksi online yang saya usir," papar Sisyanto di kantor Polsek Semarang Utara, Senin (28/3/2022).

Pria lulusan SMP itu, kini mengaku menyesal.

"Saya berjanji tak akan mengulangi lagi perbuatan melawan  hukum terutama perbuatan tidak menyenangkan terhadap orang lain," paparnya.

Tangkapan layar saat Sisyanto (baju putih) menyuruh penumpang dan sopir taksi online keluar dari area Stasiun Poncol, Minggu (27/3/2022).
Tangkapan layar saat Sisyanto (baju putih) menyuruh penumpang dan sopir taksi online keluar dari area Stasiun Poncol, Minggu (27/3/2022). (dok Polrestabes Semarang)

Ia terpaksa harus membuat surat pernyataan bermaterai atas perbuataannya tersebut di depan pihak kepolisian.

Dalam surat itu ada beberapa poin sanksi yang harus di terimanya.

Di antaranya harus ikut apel tiap hari Senin dan Kamis hingga perkaranya dinyatakan selesai.

"Iya, saya suruh pelaku membuat surat pernyataan saja agar tak mengulangi dan meresahkan penumpang lagi," beber Kapolsek Semarang Utara Kompol Budi Abadi.

Ia menyebut, pelaku beraksi memang seorang diri.

Terkait tindak lanjut penengakan aturan di area PT KAI, Budi mengaku, tentunya di PT KAI ada ikatan aturan-aturan sendiri.

"Ya di sana ada aturan sendiri tapi mungkin kurang adanya sosialisasi sehingga terjadi kejadian tersebut ada sopir dari luar masuk," terangnya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengatakan, KAI hari  ini akan memanggil  paguyuban tersebut, baik yang ada di stasiun Poncol maupun Tawang.

Pemanggilan itu untuk memberikan arahan dan penegasan bahwa area stasiun bebas siapa saja bisa masuk untuk melayani penumpang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved