PLN Distribusi Jateng & DIY

Dorong Konversi Energi Impor ke Energi Domestik, PLN Gandeng UNS

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). 

Editor: Editor Bisnis
IST
PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). 

TRIBUNJATENG.COM, SURAKARTA, 1 April 2022 – Guna mendukung pengalihan energi berbasis impor ke energi domestik, PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). 

MoU tersebut sebagai dasar perjanjian kerja sama antara PT PLN (Persero) dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS terkait Pelaksanaan _Pilot Project_ Program Konversi Kompor LPG ke Kompor Induksi di Surakarta nantinya. 

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS).
PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). (IST)

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, M. Irwansyah Putra dengan Direktur Kerjasama, Pengembangan dan Internasionalisasi UNS, Irwan Trinugroho di Kampus UNS pada Jumat, (1/4). 

“Latar belakang yang mendorong adanya inisiasi MoU ini adalah arahan Presiden RI untuk mengurangi import LPG sehingga masalah _Current Account Defisit_ dapat terselesaikan,” terang Irwansyah. 

Pelaksanaan _pilot project_ konversi kompor LPG ke kompor induksi ini akan dilaksanakan di dua lokasi yaitu Surakarta dan Bali Selatan dengan menyasar kepada masing-masing 1.000 Keluarga Penerima Manfaat dengan golongan daya listrik 450 VA dan 900 VA. 

“Program tersebut juga sejalan dengan target mencapai _Net Zero Emission_ tahun 2060 pada sektor energi, dimana di dalamnya terdapat program strategis penurunan impor LPG dengan konversi kompor LPG ke kompor induksi untuk 8,2 juta rumah tangga pada 2025,” tambahnya. 

Sementara itu Direktur Kerjasama, Pengembangan dan Internasionalisasi UNS menyambut baik kerja sama yang dilakukan bertepatan dengan Hari Bebas Emisi yang diberlakukan di lingkungan kampus UNS ini. 

"Tanggal pelaksanaan penandatanganan MoU ini merupakan hari yang baik, karena bersamaan dengan Hari Bebas Emisi. Kami mengapresiasi dan berterimakasih atas kerjasama ini, suatu keputusan yang tepat PLN menggandeng UNS, karena saat ini concern kami adalah _sustainable development goals_," terang Irwan. 

Ia berharap MoU ini dapat membawa manfaat bagi banyak pihak baik dalam hal pendidikan maupun _social development. (*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved