Berita Karanganyar

Innalillahi, Martoyo Meninggal di Kamar Hotel Desa Bolon Karanganyar, Sempat Pesan Teh Hangat

Kasi Humas Polres Karanganyar, AKP Agung Purwoko menyampaikan, warga Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo itu meninggal dunia di kamar nomor 4.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
POLRES KARANGANYAR
Anggota Polsek Colomadu dan Bidan Desa mendatangi kamar hotel wilayah Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (1/4/2022) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Martoyo ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar hotel wilayah Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (1/4/2022) siang.

Kasi Humas Polres Karanganyar, AKP Agung Purwoko menyampaikan, warga Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo itu meninggal dunia di kamar nomor 4.

Baca juga: Tanggapan Warga Karanganyar Usai Harga Pertamax Naik

Baca juga:  270 Pegawai Pemkab Karanganyar Terima SK Kenaikan Pangkat

Baca juga: Polisi Bersih-bersih Masjid Agung Madaniyah Karanganyar Sambut Ramadhan

Baca juga: Ini Lokasi yang Cocok Untuk Ngabuburit di Karanganyar

Semula laki-laki itu datang dan menginap di hotel tersebut pada hari itu sekira pukul 09.30.

Kemudian Martoyo mengeluh tidak enak badan selang beberapa saat kemudian.

"Korban menghubungi saksi 1 (Daryati) untuk datang ke hotel."

"Korban mengeluh kepala pusing dan badannya dingin," katanya kepada Tribunjateng.com, Jumat (1/4/2022).

Setibanya di hotel, saksi kemudian pesan teh hangat kepada pegawai hotel.

Setelah minum teh hangat, Martoyo lantas beristirahat.

"Korban mau diantar pulang oleh saksi, tapi dia tidak mau."

"Kondisi korban lemas dan saksi minta tolong roomboy untuk menghubungi Polsek setempat," ucapnya.

Setibanya di lokasi, anggota Polsek Colomadu lantas menghubungi Bidan Desa supaya memeriksa kondisi Martoyo.

"Saat dicek ternyata korban sudah meninggal dunia."

"Saat dicek tidak ada tanda kekerasan pada tubuh."

"Diduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung," ungkapnya.

Jenazah kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan prosesi pemakaman. (*)

Baca juga: Pria Jepara Cabuli Anak Bawah Umur di Gubuk Sawah, Tak Merasa Berdosa: saya bayar dia Rp 50 ribu

Baca juga: Terapkan Think Pairs Share dalam Memahami Hewan Peliharaan

Baca juga: Mendalami Materi Pembelajaran Struktur Bumi melalui Cooperative Learning

Baca juga: Meningkatkan Kedisiplinan Guru melalui Keteladanan Kepala Sekolah

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved