Wawancara Khusus

Juan Rama Belum Punya Kepercayaan Diri Saat Pertama Terjun Politik

Juan Rama Soemaemo menjadi anggota DPRD Kota Semarang termuda periode 2019 -2024.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
Dok. Tribun Jateng
Anggota DPRD Kota Semarang, Juan Rama Soemarmo 

Kalau bicara soal pemilu mendatang, saat ini saya ditugasi DPP PKB sebagau sekretaris DPC PKB Kota Semarang. Sekertaris sebagai penggerak partai. Persiapan bagaimana caranya fraksi PKB DPRD kota Semarang yang saat ini empat kursi kita dorong bisa lebih. Sejarahnya, PKB di Kota Semarnag blm pernah ada yag bisa menempati di kursi pimpinan DPRD. Saya sebagai sekretaris selalu berupaya bagaimana caranya PKB bisa meraih kursi sebanyak-banyaknya. 


Bagaimana anak-anaj muda yang ingin terjun ke dunia politik? 

Saya sering share kepada teman-teman seusia saya atau dibawah saya. Kalau teman-teman masuk ke dunia politik harus dari hari dan niat karena ini jadi sumber untuk kita bergerak. 

Kalau sudah ditanamkan dari sebelum teman-teman maju, Insya lah derjalanan teman-teman ada bahasa Jawanya yaitu Gusti Allah mboten sare. 

Dari niat, seiring berjalannya waktu ada jalannya. Seperti saya, ketidakpercataan diri saya di dunia politik dan ogrnisasi, akhirnya kita berusaha keras mencapai apa yang kita usahakan. Pastinya, jangan lupa dengan ibadah. 

Banyak yang bilang politik jahat, sebenarnya tidak. Saya berani bilang tidak karena sebisa mungkin tidak menyakiti yang lain. Hidup ini mencari saudara. Kalau ada temna melakukan itu, yang penting eling lan waspada. 

Kemudian, jangan sampai keinginan jadi ambisi. Saya 35 tahun, usia saya ke baqah itu idealis masih tinggi. Jangan sampai keinginan kita karena idealis kebablasan. Akhirnya, jadi ambisius bahaya. Apalagi, kalau terjun di politik, tidak bisa menahan ambisi bahaya. Apapun yang dilakukan dirasa halal. Jangan sampai impianmu kandas karena ambisimu sendiri. 

Apa saran pemuda yang ingin maju di dunia politik? 

Lakukan semua dari hati. Perbanyak sosial invesment. Berinvestasi di masyarkat apapun bentuknya yang bsa dilakukan di daerah masing-masing. Apa yang jadi isu terkini atau terhangat di daerah kalian itu yang coba teman-teman minimal ikut di dalam rembugannya. Syukur-syukur bisa memberi jalan keluar. 

Membangun hubungan emosional dengan masyarakat itu cara menghindari money politik. Ada risiko, butuh waktu yang banyak, tenaga, tapi krna saya masih muda diberi kesehatan. Sampai tengah malam, masih kumpul. Tujuan membangun hubungan emosional. 

Apa pesan penutup untuk tribunners? 

Saya berpesan selalu jaga prokes, manfaatkan waktu sebaik-baiknya yang bermanfaat. Kembangkan diri dengab baik. Jauhi pergaulan bebas. Jangan dinodai apa yang kita lakukan sendiri. Saya mohon bisa berkreasi, inovasi untuk pengembangan Kota Semarang. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved