Berita Tegal

Saat Puasa Apakah Boleh Disuntik Vaksin Covid-19? Ini Penjelasan Kepala Dinkes Kabupaten Tegal

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Ruszaeni, menjelaskan bahwa semuanya sudah tertera di surat edaran atau fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) no

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda
POLRES TEGAL KOTA
Vaksinasi keliling di tempat hiburan yang dilakukan oleh Polres Tegal Kota, Kamis (24/2/2022) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Seperti yang diketahui, warga terutama umat islam yang hendak mudik lebaran tahun 2022 ini harus mendapat vaksin lengkap bahkan booster atau dosis tiga.

Pada bulan puasa kali ini, ada sebagian masyarakat yang mungkin belum mengetahui atau masih bertanya-tanya apakah vaksinasi Covid-19 bisa membatalkan puasa? 

Menjawab pertanyaan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Ruszaeni, menjelaskan bahwa semuanya sudah tertera di surat edaran atau fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 13 tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 Saat Berpuasa.

Dalam fatwa tersebut dikatakan bahwa vaksin Covid-19 bisa disuntikkan ke masyarakat meskipun sedang berpuasa.

Tapi syaratnya dengan injeksi (suntikan) intramuscular sehingga tidak membatalkan puasa.

Sedangkan yang dimaksud injeksi intramuscular, mengutip dari halodoc.com, adalah injeksi yang dilakukan untuk mengantarkan suatu zat ke dalam otot, dengan tujuan dapat diserap dengan cepat oleh pembuluh darah.

"Sesuai Fatwa MUI suntik vaksin Covid-19 tidak membatalkan puasa, jadi bagi masyarakat yang ingin suntik silahkan saja. Tapi kami menyarankan sebaiknya dilakukan saat pagi hari, setelah buka puasa atau tarawih juga lebih bagus," jelas Ruszaeni, pada Tribunjateng.com, Senin (4/4/2022).


Saat ditanya kenapa menyarankan pelaksanaan suntik vaksin Covid-19 saat pagi hari dan setelah buka puasa, Ruszaeni mengungkapkan tidak ada alasan khusus melainkan lebih kepada mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.


Sehingga disarankan antara pukul 09.00 WIB - 11.00 WIB, dan malam hari lekas berbuka puasa atau setelah salat tarawih.

"Sebetulnya vaksin Covid-19 yang kami suntikan aman-aman saja, tapi ya untuk jaga-jaga atau antisipasi. Tapi intinya, meskipun sedang berpuasa dan ingin suntik vaksin tidak ada masalah dan tidak ada pantangan, baik dari sisi agama maupun kesehatan," tutupnya. (dta)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved