Berita Blora
Akibat Bediang, Rumah di Randublatung Blora Ludes Diamuk Si Jago Merah
Diduga karena bediang (obat nyamuk untuk sapi) sebanyak 3 rumah ludes diamuk si jago merah.
Penulis: ahmad mustakim | Editor: sujarwo
TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Diduga karena bediang (obat nyamuk untuk sapi
, red) sebanyak 3 rumah di Dukuh Peting Desa Kutukan Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora ludes diamuk si jago merah.
Warga Dukuh Peting, Desa Kutukan, Muryono menceritakan kronologis terjadi sekira pukul 18.30 WIB menjelang Sholat Tarawih.
“Penyebab kebakaran diduga dari ‘bediang’ sapi,” ucapnya saat dikonfirmasi lewat selular, Jumat (8/4/2022).
Rumah tersebut milik Suwandi warga setempat.
Dikatakannya, unit mobil Damkar dari Blora datang sampai lokasi sekira pukul 19.30 WIB.
“Kerugian kurang lebih Rp 300 juta. Karena ada 3 rumah sekaligus yang terbakar dan milik satu keluarga Suwandi,” ungkapnya.
"Termasuk isi rumah juga ikut, beberapa sapi, dan beberapa ton gabah/beras," imbuhnya.
Sementara itu, Agung Tri, Ketua Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Kabupaten Blora, mengungkapkan kronologi awal diduga dari bediang.
"Satu rumah milik korban terbakar habis dan satu rumah rusak ringan,Team Water Suplay TRC BPBD Blora meluncur ke lokasi membantu proses pemadaman," ucapnya.
Tim TRC BPBD Blora juga melaksanakan asesment dan pendataan serta berkoordinasi dengan lintas terkait untuk rencana tindak lanjut.
"Armada yang dikerahkan ke lokasi 1 unit watersuplay BPBD Blora, 1 unit watersuplay Damkar satpol PP Blora dan 3 Unit Damkar satpol PP Blora," terangnya.
Pihaknya mengimbau kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran yang sering terjadi di wilayah Blora.
"Apalagi bulan ramadhan, warga diimbau untuk tetap waspada dan awas," pungkasnya. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :