Berita Semarang

Jelang Mudik Permintaan Vaksinasi Diprediksi Naik, Dinkes Kota Semarang Siapkan 62 Faskes

Adanya kebijakan diperbolehkannya mudik Lebaran 2022 dengan syarat telah vaksin diprediksi akan meningkatkan permintaan vaksinasi.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Vaksinasi di Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Adanya kebijakan diperbolehkannya mudik Lebaran 2022 dengan syarat telah vaksin diprediksi akan meningkatkan permintaan vaksinasi booster. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang telah menyiapkan 62 fasilitas kesehatan (faskes) yang melayani vaksinasi. 

Kepala Dinkes Kota Semarang, Mih Abdul Hakam menyampaikan, 62 faskes disiapkan untuk melayani vaksinasi yaitu di seluruh puskesmas dan sejumlah rumah sakit. Bahkan, pihaknya membuka layanan vaksinasi 24 jam di Rumah Dinas Wali Kota Semarang. Selain itu, petugas Dinkes melayani permintaan vaksinasi setelah tarawih di masjid atau musala atau balai RW dengan syarat minimal 20 sasaran. Hal ini mengingat satu viel vaksinasi tidak bisa untuk satu orang saja. 

"Jadi, ketika kami buka satu viel Astra Zeneca itu bisa untuk 20 orang, moderna 15 orang. Misalnya masih sisa satu atau dua, tunggu yanh lain. Tidak mungkin sisanya dibuang, eman-eman," jelas Hakam, Minggu (10/4/2022). 

Hakam mengatakan, sebelum memasuki Ramadan sudah ada peningkatan permintaan vaksinasi yang cukup signifikan. Total sasaran yang biasanya 5 ribu dalam sehari meningkat menjadi 10 ribu. Pada awal Ramadan ini, diakuinya, permintaan vaksinasi menurun. Namun, pihaknya tetap membuka 62 faskes tersebut mengantisipasi adanya lonjakan permintaan menjelang mudik Lebaran 2022. 

"Kami tidak tahu kenapa awal puasa ini agak menurun. Apakah masyarakat ingin puasa dulu, jadi ingin vaksinnya agak nanti. Kami tidak main-main kami siapkan 62 faskes setiap hari dengan berbagai macam jenis vaksin," paparnya. 

Hakam menyebutkan, ada berbagai jenis vaksin yang tersedia di Kota Semarang yaitu pfizer, astra zeneca, moderna, dan sinopharm. Hingga kini tercatat tidak ada vaksin yang expired atau kedaluwarsa karena Dinkes selalu menghitung jumlah vaksin sesuai kebutuhan di masyarakat. 

Adapun masyarakat bisa memilih jenis vaksin yang diinginkan dengan melihat lokasi faskes dan jenis vaksin yang disediakan di faskes tersebut di laman victori.semarangkota.go.id. Dinas Kesehatan selalu memberikan informasi terbaru faskes-faskes yang melayani vaksinasi beserta jenis vaksinnya di laman tersebut. Pendaftaran vaksinasi juga dilakukan melalui laman itu. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved