Saham GOTO Naik 13,02% di Hari Pertama Perdagangan

Pada perdagangan perdana, harga saham GOTO sempat menyentuh harga tertinggi Rp 416 per saham, dan harga terendah Rp 372 per saham.

Editor: Vito
ISTIMEWA/DOK GOTO
Pencatatan perdana saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/4). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA- Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia Senin (11/4). Di hari pertama perdagangan, harga saham GOTO langsung melaju.

Di debut perdana, harga saham GOTO menguat Rp 13,02 persen ke Rp 382 per saham. Sebagai informasi, harga initial public offering (IPO) GOTO sebesar Rp 338 per saham.

Pada perdagangan perdana, harga saham GOTO sempat menyentuh harga tertinggi Rp 416 per saham, dan harga terendah Rp 372 per saham.

Pada saat penutupan, harga permintaan (bid) tertinggi Rp 382 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 384 per saham.

Guna meningkatkan harga saham GOTO, manajemen telah menyiapkan beberapa strategi. CEO Group GOTO, Andre Soelistyo mengatakan, pihaknya akan merealisasikan strategi bisnis perseroan dan terus melakukan inovasi.

Menurut dia, dengan terus melakukan inovasi, saham GOTO dengan sendirinya akan terus berkembang dan mendapat kepercayaan dari investor.

"Kami yakin sekali GOTO sangat unik. Ekosistem kami sangat sinergistik, dan sebagai pelanggan banyak sekali keuntungan yang kami berikan melalui teknologi dan inovasi produk," katanya, Senin (11/4).

Pada kesempatan yang sama, CEO Gojek Kevin Aluwi menyatakan, ke depan akan terus melakukan pengembangan kualitas produk-produk GoTo agar bisa menarik lebih banyak pelanggan, mitra, dan merchant, baik itu di Indonesia, Vietnam, dan Singapura.

"Sebagian dana yang dihimpun dari IPO, akan kami kerahkan untuk mengembangkan bisnis kami di sana, untuk terus mengembangkan produk-produk yang kami luncurkan di sana," jelasnya.

Dalam hajatan initial public offering (IPO), GOTO tercatat melepas 40,61 miliar saham ke masyarakat. GOTO menetapkan harga IPO pada Rp 338 per saham dari kisaran awal antara Rp 316 per saham-Rp 346 per saham. Dengan demikian, GOTO berhasil meraih dana segar sebesar Rp 13,72 triliun.

Selama masa penawaran umum, total jumlah saham yang dipesan oleh investor mencapai 55,54 miliar. Dengan begitu, IPO GOTO mengalami kelebihan permintaan alias oversubscribed sebesar 14,92 miliar saham.

Jika mengacu pada prospektus, emiten ini akan menggunakan dana hasil IPO untuk modal kerja dan melakukan peningkatan penyertaan pada perusahaan anak yang akan digunakan sebagai modal kerja. Rinciannya, sekitar 30 persen akan digunakan oleh emiten, 30 persen akan dialokasikan kepada Tokopedia, sekitar 25 persen akan dialokasikan kepada PT DAB (GoPay).

Kemudian, sekitar 5 persen akan dialokasikan kepada PT MAB (bagian dari GoFinance), sekitar 5 persen akan dialokasikan kepada VDIGI SG Ltd. (Gojek Singapura), dan sekitar 5 persen akan dialokasikan kepada Go Viet Ltd. (Gojek Vietnam). (Kontan.co.id/Khomarul Hidayat/Ika Puspitasari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved