Berita Kudus

Polsek Mejobo Ringkus Penjual Obat Mercon, Beli dari Toko Online, Dijual via Facebook

KR (19) ditangkap Sat Reskrim Polsek Mejobo Polres Kudus karena menjual obat mercon.

Penulis: raka f pujangga | Editor: sujarwo
Dok. Polsek Mejobo
?Kapolsek AKP Cipto (kiri) bersama pemuda berinisial KR (19) yang ditangkap Sat Reskrim Polsek Mejobo Polres Kudus karena menjual obat mercon, Selasa (12/4/2022) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemuda berinisial KR (19) ditangkap Sat Reskrim Polsek Mejobo Polres Kudus karena menjual bahan atau obat

?Kapolsek AKP Cipto (kiri) bersama Pemuda berinisial KR (19) ditangkap Sat Reskrim Polsek Mejobo Polres Kudus karena menjual obat mercon, Selasa (12/4/2022) kemarin.
?Kapolsek AKP Cipto (kiri) bersama Pemuda berinisial KR (19) ditangkap Sat Reskrim Polsek Mejobo Polres Kudus karena menjual obat mercon, Selasa (12/4/2022) kemarin. (Dok. Polsek Mejobo)

mercon, Selasa (12/4/2022) kemarin.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti total dua kilogram (Kg) bahan mercon yang sudah dikemas menjadi 20 bungkus per satu ons dan satu buah HP untuk transaksi. 

Pemuda asal Kabupaten Demak itu diduga akan menjual bahan mercon, yang biasanya marak dinyalakan saat Ramadan. 

Kapolsek Mejobo AKP Cipto mengatakan, KR ditangkap saat melakukan transaksi cash on delivery (COD) di sekitar SPBU Payaman Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

"Kami mengamankan pelaku berdasar informasi masyarakat bahwa di sekitar SPBU Payaman ada seseorang yang menawarkan bahan atau obat mercon lewat cara COD," katanya, Rabu (13/4/2022).

Tim dari Unit Reskrim Polsek Mejobo langsung melakukan penyelidikan di sekitar lokasi yang diperkirakan untuk COD obat mercon tersebut.

"Ternyata benar, sekitar pukul 12.00 WIB, pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti dua Kg obat mercon yang sudah siap digunakan," ucapnya. 

Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama, menambahkan, pelaku mendapatkan obat mercon dari toko online.

"Kemudian menjual lagi melalui media sosial facebook dengan sistem COD," ujar dia‎.

Dari pengakuan pelaku, obat mercon dijual seharga Rp 23 ribu per ons. Saat ini, KR masih diamankan Polsek Mejobo untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

"Pelaku akan dikenakan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI No 12 Tahun 1951 tentang Bahan Peledak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved