Berita Semarang

Jelang Mudik, Dewan Minta Pemprov Cek Kelayakan Moda Transportasi

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Hadi Santoso meminta pemerintah provinsi untuk bekerjasama dengan penyelenggara jasa transportasi

Penulis: hermawan Endra | Editor: Catur waskito Edy
hermawan endra
Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Hadi Santoso 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Hadi Santoso meminta pemerintah provinsi untuk bekerjasama dengan penyelenggara jasa transportasi baik berupa bus umum atau pariwisata untuk mengecek kondisi moda transportasi.

Hal ini sebagai upaya persiapan menyambut kedatangan 21,3 juta pemudik ke Jawa tengah di masa mudik lebaran 2022.

Hadi menyampaikan bahwa ada dua moda transportasi dominan yang akan digunakan oleh para pemudik yaitu bus dan kendaraan pribadi. 

"52.079 bus diprediksi akan mengangkut sekitar 2 juta pemudik, sebanyak 856.260 kendaraan pribadi yang akan mengankut 3 juta lebih pemudik. Untuki Bus perlu perhatian juga dari pemerintah," ujarnya.

Menurut Anggota Fraksi PKS DPRD Jateng tersebut, Hal ini pengecekan kendaraan tersebut sangat berkaitan dengan keselamatan pemudik, mengingat sudah 2 tahun lebih jasa transportasi mengalami kendala operasional akibat pandemi.

"Tentunya adanya kendala operasional 2 tahun terakhir akibat pandemi berdampak pada berkurangnya layanan transportasi, termasuk minimnya maintenance dan perawatan moda transportasi," paparnya.

Sehingga Pemerintah provinsi harus bekerjasama dengan penyelenggara jasa transportasi baik berupa bus umum atau pariwisata untuk mengecek kondisi moda transportasi tersebut, baik pengecekan kesehatan kendaraan, juga kesesuaian antara KIR dengan faktual di lapangan sehingga bisa dipastikan layak atau tidak layaknya kendaraan tersebut beroperasi.

"Tentu jika ini dibebankan kepada pengelola moda transportasi akan memberatkan, sehingga pemerintah harus proaktif untuk melakukan pengecekan tersebut," ujarnya.

"Kalau kemudian ini dilaksanakan secara sampling di setiap perusahaan operasional bus, ini tentu akan sangat membantu perusahaan operasional (PO) Bus, bahwa pemerintah memberikan jaminan kepada masyarakat untuk berikan layanan transportasi yang aman untuk digunakan," pungkasnya. (*)

Baca juga: Bupati Sragen Pastikan 14 Ribu Sembako Safari Ramadhan bukan dari APBD

Baca juga: 3 Zodiak Tidak Ingin Terlihat Sedih di Depan Orang Lain, Padahal Hatinya Rapuh

Baca juga: Video Tahanan Polrestabes Semarang Aktif Ikuti Kegiatan Agama Selama Ramadan

Baca juga: Berkat Hendrar Prihadi! Kota Semarang Raih Predikat Pembangunan Terbaik se-Jawa Tengah

 


Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Hadi Santoso

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved