Bea Cukai Tanjung Emas

Tindaklanjuti Pengungkapan Kasus Penyelundupan, Bea Cukai Musnahkan 4.075,14 Gram Sabu

Penggagalan kasus penyelundupan narkoba tersebut merupakan hasil sinergi bersama antara Bea Cukai Tanjung Emas dengan Ditresnarkoba Polda Jateng.

Editor: abduh imanulhaq
BEA CUKAI TANJUNG EMAS
Bea Cukai Tanjung Emas bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, dan BNNP Jawa Tengah memusnahkan 4.075,14 gram methampetamine (sabu), Kamis (14/04/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebagai bukti nyata perlindungan terhadap masyarakat dan akuntabilitas pelaksanaan tugas atas tindak lanjut terhadap barang hasil penindakan, Bea Cukai Tanjung Emas bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, dan BNNP Jawa Tengah memusnahkan 4.075,14 gram methampetamine (sabu), Kamis (14/04/2022).

Bea Cukai Musnahkan 4.075,14 gram Sabu
Bea Cukai Musnahkan 4.075,14 gram Sabu (IST)

Barang bukti tersebut salah satunya berasal dari kasus pengiriman narkotika asal Malaysia melalui barang kiriman dengan tujuan Malang, Jawa Timur.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin, mengungkapkan penggagalan kasus penyelundupan narkoba tersebut merupakan hasil sinergi bersama Bea Cukai Tanjung Emas dengan Ditresnarkoba Polda Jateng, dan Kejaksaan Tinggi Jateng.

Bea Cukai Musnahkan 4.075,14 gram Sabu
Bea Cukai Musnahkan 4.075,14 gram Sabu (IST)

“Pemusnahan hari ini merupakan bentuk nyata sinergi bea cukai dengan aparat penegak hukum lain. Ke depan kami akan terus bersinergi serta berkomitmen menyatukan langkah bersama dalam memberantas peredaran narkoba demi melindungi generasi penerus bangsa,” ungkap Anton Martin.

Penyelundupan tersebut dimulai pada Selasa (15/2/2022), ditemukan methamperamine (sabu)
dengan jumlah keseluruhan 4.075,14 gram dalam 14 plastik.

Dimasukkan ke dalam sela-sela 14 kusen kayu dan disembunyikan ke dalam kardus paket berisi pakaian bekas, perabot dan sembako, yang dikirim melalui barang kiriman beralamatkan Malang, Jawa Timur.

Namun saat control delivery, penerima tidak datang mengambil paket.

Setelah dilakukan pemusnahan barang bukti, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah bersama
Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah akan melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap tersangka. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved