Komunitas Forum Kalen Jadi Wadah Intelektual Lintas Keilmuan Kudus

Berdiri sejak 2009, komunitas Forum Kamis Legen (Kalen) menjadi wadah kaum intelektual lintas keilmuan di Kabupaten Kudus.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
Forum Kalen
Ketua Forum Kalen, Fajar Kartika ‎saat buka bersama Forum Kalen, Rabu (13/4/2022) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Berdiri sejak 2009, komunitas Forum Kamis Legen (Kalen) menjadi wadah kaum intelektual lintas keilmuan di Kabupaten Kudus.

Forum tersebut terdiri dari latar belakang bidang keilmuan berbeda seperti sastra, filsafat, budaya, dan ekonomi. 

Ketua Forum Kalen, Fajar Kartika menceritakan, komunitas ini bermula dari orang-orang yang suka diskusi, selanjutnya rutin bertemu dan berdiskusi setiap malam Kamis Legi.

"Mendiskusikan apa saja. Sesuai yang datang diskusi darimana dan yang didiskusikan tidak jauh dari sastra, filsafat, dan ekonomi," jelasnya, saat buka bersama Forum Kalen, Rabu (13/4/2022) malam. 

Sampai saat ini, total anggota Forum Kalen terdiri dari sembilan orang yang masih aktif berdiskusi rutin.

Dengan diskusi rutin Kalen, selain bertambahnya informasi, bertambah pula cara pandang yang setiap anggotanya. 

"Sayangnya, setiap diskusi, tidak kami dokumentasikan dengan baik. Ada beberapa yang kami dokumentasikan menjadi artikel," ujarnya.

Di antaranya, kata dia, saat momentum pesta demokrasi yang digelar misalnya pemilihan kepala daerah (Pilkada).

"Seperti saat Pilkada, kami ada data kualitatifnya," ungkapnya. 

Komunitas ini pun dikatakan Fajar tidak memiliki kualifikasi keanggotaan. Hanya saja sembilan orang yang tergabung memang rutin mengadakan pertemuan dan aktif membaca keadaan lingkungan yang sedang terjadi. 

"Kalau ada tamu akan kami persilakan untuk memulai diskusi. Nanti yang lain menanggapi, kalau tidak ada tamu, akan digilir. Siapa yang akan memulai diskusi dan yang lainnya harus menanggapi. Sehingga lahirlah pandangan baru," jelasnya. 

Fajar menyampaikan, sembilan anggota Kalen di antaranya yakni ada Joko Heriyanto, seorang intelektual asal Kudus di bidang ekonomi, dan studi pembangunan. 

Selain itu, Joko juga dikenal sebagai orang yang ahli di bidang kimia dan filsafat.

Kemudian, Prayitno ahli di bidang sastra, Edy Supratno seorang sejarawan, Fauzan ahli di bidang teknik lingkungan dan teknologi pangan. 

Lalu ada Suwoko ahli bidang sastra dan bahasa Inggris, Hamim seorang seniman dan menguasai bidang arsitektur. Serta yang terakhir, Fajar Kartika yang ahli dalam kajian humaniora. (raf)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved