Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Witan Sulaiman

Egy Maulana dan Witan Sulaiman Mogok Main, FK Senica Bangkrut Berbulan-bulan Tak Bayar Gaji Pemain

Egy Maulana dan Witan Sulaiman Mogok Main, FK Senica Bangkrut Berbulan-bulan Tak Bayar Gaji Pemain

Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: galih permadi
(INSTAGRAM.COM/FK_SENICA)
Egy Maulana dan Witan Sulaiman Mogok Main, FK Senica Bangkrut Berbulan-bulan Tak Bayar Gaji Pemain 

Egy Maulana dan Witan Sulaiman Mogok Main, FK Senica Bangkrut Berbulan-bulan Tak Bayar Gaji Pemain

TRIBUNJATENG.COM - Badai sedang melanda klub yang menaungi Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaiman, FK Senica.

Klub asal Slovakia mengalami krisis finansial yang parah.

Banyak pemain dan ofisial klub yang tak mendapat gaji selama beberapa bulan terakhir.

Walhasil, kini beberapa pemain dan ofisial memilih mogok main.

Egy Maulana dan Witan Sulaeman, FK Senica.
Egy Maulana dan Witan Sulaeman, FK Senica. (Instagram/fk_senica)

Baca juga: Rachmad Hidayat Isyaratkan Bertahan di PSIS Semarang Musim Depan

Baca juga: Marc Klok Gabung PSIS Semarang? Ini Tanggapan Sang Pemain dan Kode Keras Bos Mahesa Jenar

Tak terkecuali Wgy Maulana Vikri dan Witan Sulaiman.

Kedua pemain Timnas Indonesia juga ikut mogok main saat FK Senica melawan Livtopsky Mikulas, Sabtu (16/4/2022).

Dua winger timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman menghilang dari skuad FK Senica saat tumbang 0-3 dari Livtopsky Mikulas dalam laga lanjutan Liga Slovakia relegation round, Sabtu malam.

Dikutip dari BolaSport.com, ada delapan pemain FK Senica termasuk Egy dan Witan menyatakan mogok main setelah gaji mereka tak dibayar berbulan-bulan.

FK Senica pada akhirnya menurunkan tim U-19 mereka saat dihantam Livtopsky Mikulas dengan skor 0-3.

Selain pemain, tim pelatih yang dipimpin Pavel Sustr juga ikut mogok main.

"Kami diminta pelatih akademi untuk membantu tim ini pada laga ini," kata asisten pelatih FK Senica yang memimpin, Vladimir Vcelka di laman resmi klub (16/4/2022).

"Para pemain muda melakukan segalanya di lapangan, mereka bermain maksimal," tegasnya.

Sport Aktualty menggambarkan bila bom waktu telah meledak di FK Senica.

Sebelumnya, ada 3 pemain yang menyatakan mogok main saat mereka melawan Spartak Trnava pada Kamis (7/4/2022).

Hal ini dikarenakan manajemen gagal memenuhi janji kepada pemain mengenai gaji yang akan dibayar.

Seiring berjalannya waktu, pemain yang mogok main bertambah hingga tim kepelatihan juga.

Presiden Asosiasi Pesepak Bola Slovakia (UFP), Jan Mucha Jr. menyatakan sangat khawatir dengan kondisi yang dialami FK Senica.

"Situasi di Senica sangat buruk. Ini bukan hal baru, kita semua tahu itu," kata Jan Mucha Jr.

"Senica telah lama mendorong beban pemilik sebelumnya."

"Masalah di klub dimulai pada masa pemilik sebelumnya, yang berlanjut ke pemilik baru."

"Situasinya tak tertahankan! Pemain dan karyawan yang menanggung paling besar masalah itu," tambahnya.

Lebih lanjut Jan Mucha Jr. mengungkapkan bila rata-rata pemain FK Senica ditunggak gajinya dari 3 hingga 7 bulan.

"Kami baru tahu. Ini adalah utang kepada semua karyawan, dengan sekitar 70 persen berutang kepada pemain Ddi tim utama," kata Mucha.

"Sayangnya angka itu cukup tinggi."

"Yang bisa saya katakan adalah beberapa pemain kehilangan gaji mereka tiga bulan, sementara beberapa lain ada yang tujuh bulan."

"Mereka menerima (uang) sebelum akhir pekan ini, tetapi itu hanya sebagian kecil dari yang harus mereka terima di bawah kontrak yang berlaku," tambahnya.

FK Senica telah di ambang kebangkrutan, Witan Sulaeman kemungkinan akan kembali dari masa peminjamannya ke Lechia Gdansk.

Sedangkan Egy Maulana Vikri bisa saja mencari klub baru untuk musim 2022-2023.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved