Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Rasmus Paludan Kembali Bakar Alquran, Kerusuhan Pecah di Swedia

Pengacara dan Youtuber itu sebelumnya telah dihukum karena penghinaan rasis. Pada 2019, dia juga membakar Al Quran yang dibungkus dengan bacon

Editor: muslimah
JOHAN NILSSON/TT NEWS AGENCY via AP PHOTO
Polisi anti huru hara menyaksikan sebuah bus kota terbakar di sebuah jalan di Malmo, Swedia, Sabtu, 16 April 2022. 

TRIBUNJATENG.COM - Polisi Swedia mengatakan tiga orang terluka pada Minggu (17/4/2022) di kota timur Norrkoping, ketika para demonstran memprotes rencana pembakaran Al Quran partai sayap kanan Stram Kurs.

"Polisi melepaskan beberapa tembakan peringatan. Tiga orang tampaknya terkena pantulan dan saat ini dirawat di rumah sakit", kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Bentrokan pada Minggu (17/4/2022) di Norrkoping adalah yang insiden kedua di sana dalam empat hari rangkaian kerusuhan di Swedia.

Rangkaian insiden itu berawal karena para demonstran memprotes pertemuan partai garis keras anti-imigrasi dan anti-Islam yang dipimpin oleh politisi Denmark-Swedia, Rasmus Paludan (40 tahun).

“Tur Swedia” untuk pencalonan Paludan

Paludan berniat untuk mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif Swedia pada September, tetapi belum mengumpulkan jumlah tanda tangan yang diperlukan untuk mengamankan pencalonannya.

Saat ini, dia sedang melakukan “tur Swedia”.

Dia sengaja mengunjungi lingkungan dengan populasi Muslim yang besar, di mana dia kemudian berencana membakar salinan Al Quran.

Pengacara dan Youtuber itu sebelumnya telah dihukum karena penghinaan rasis.

Pada 2019, dia juga membakar Al Quran yang dibungkus dengan bacon.

Tur kelompok garis keras ini telah memicu beberapa bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa kontra di seluruh negara Skandinavia dalam beberapa hari terakhir.

Penolakan atas aksi Stram Kurs

Sejak Kamis (14/4/2022), bentrokan telah dilaporkan juga di Stockholm dan di kota Linkoping dan Norrkoping.

Semua lokasi itu adalah tempat di mana Stram Kurs merencanakan atau mengadakan demonstrasi.

Pada Jumat (15/4/2022) malam, bentrokan keras antara demonstran dan kontra-pemrotes meletus di pusat kota Orebro, menjelang rencana Stram Kurs untuk membakar Al Quran di sana.

Dilaporkan 12 petugas polisi terluka dan empat kendaraan polisi dibakar akibat bentrokan itu, dilansir dari Guardian.

Rekaman video dan foto dari adegan kacau di Orebro menunjukkan mobil polisi yang terbakar.

Sementara pengunjuk rasa melemparkan batu dan benda lain ke petugas polisi dengan perlengkapan anti huru hara.

Pada Sabtu (16/4/2022), salah satu demonstrasinya dipindahkan dari distrik Landskrona ke tempat parkir terpencil di Malmo selatan, kota tetangga yang besar.

Penentang Stram Kurs yang berjumlah hingga 100 kebanyakan anak muda melemparkan batu, membakar mobil, ban dan tempat sampah, dan memasang pagar pembatas yang menghalangi lalu lintas, menurut polisi Swedia.

Tetapi, sebuah mobil mencoba menabrak penghalang pelindung.

Pengemudinya ditangkap dan Paludan kemudian membakar Al Quran.

Menurut polisi situasi telah tenang di Landskrona pada Sabtu (16/4/2022) malam dan tidak ada cedera yang dilaporkan.

Pada Minggu (17/4/2022), mereka berunjuk rasa lagi untuk memprotes pertemuan lain, yang pada akhirnya ditinggalkan Paludan.

Empat orang ditangkap di antara sekitar 150 peserta, ketika pengunjuk rasa melemparkan batu ke arah petugas dan mobil dibakar, menurut polisi sebagaimana dilansir France 24.

Menurut layanan kesehatan yang dikutip oleh kantor berita lokal TT, 10 orang dirawat di rumah sakit dengan luka ringan setelah bentrokan.

Kerusuhan serupa juga terjadi di kota tetangga Linkpping, di mana partai garis keras sayap kanan juga mengabaikan demonstrasi tandingan menentang kelompoknya.

Setelah serangkaian insiden, kementerian luar negeri Irak mengatakan telah memanggil perwakilan Swedia di Baghdad Minggu (17/4/2022).

Ia memperingatkan bahwa masalah itu bisa memiliki "dampak serius" pada "hubungan antara Swedia dan Muslim secara umum, baik negara-negara Muslim dan Arab dan komunitas Muslim di Eropa". (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Kerusuhan di Swedia Menentang Aksi Pembakaran Al Quran oleh Partai Stram Kurs"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved