Breaking News
Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Bersama Baznas, Para Musisi Kota Semarang Jadi Relawan Pengumpul Zakat

Di Semarang, para musisi secara sukarela bergabung menjadi relawan resmi pengumpul zakat di bawah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. 

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: m nur huda
Dok. Baznas Kota Semarang 
Sejumlah musisi yang tergabung Forum Komunikasi Musisi Kota Semarang (Forkoms) bersama Baznas Kota Semarang menggelar charity ramadhan dengan memberikan santunan yatim piatu, di Kantor Sekretariat Rumah Muallaf kota Semarang, Jalan Bukit Dingin Perumahan Permata Puri, Bringin Ngaliyan, Senin (18/4/2022) lalu.  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Biasanya unit pengumpul zakat (UPZ) berasal dari sejumlah instansi, BUMD, masjid, atau lembaga keagamaan lainnya.

Di Semarang, para musisi secara sukarela bergabung menjadi relawan resmi pengumpul zakat di bawah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Semarang. 

Pembentukan UPZ dari sejumlah musisi yang tergabung Forum Komunikasi Musisi Kota Semarang (Forkoms) tersebut ditandai dengan bentuk charity ramadhan dengan memberikan santunan yatim piatu, di Kantor Sekretariat Rumah Muallaf kota Semarang, Jalan Bukit Dingin Perumahan Permata Puri, Bringin Ngaliyan, Senin (18/4/2022) lalu. 

Ketua Forkoms, Arya Tedjo Nugroho mengatakan, akan berkolaborasi dengan Baznas Kota Semarang dalam pengumpulan beberapa jenis zakat.

Pihaknya mencoba berkolaborasi dengan Baznas dalam pengumpulan zakat fitrah maupun zakat mal dengan menjadi UPZ Baznas Kota Semarang

"Harapan kami Forkoms dan Baznas bisa saling bersinergi, take and give apa yang menjadi kewajiban kita semua," terang Arya, dalam keterangan tertulis, Selasa (19/4/2022). 

Kemauan dari forum musisi tersebut direspons positif oleh Ketua Baznas Kota Semarang
Arnaz Agung Andrarasmara. Pihaknya telah membentuk sekitar 700 UPZ masjid.

Menurutnya, kemauan sukarela musisi untuk bergabung menjadi UPZ menjadi hal luar biasa. 

Ide awal pembentukan UPZ musisi berawal dari obrolan biasa yang kemudian direspin baik oleh mereka. 

Ke depan, Baznas bersama Forkoms akan berkolaborasi dalam kegiatan sosial dalam banyak hal guna membantu Pemerintah Kota Semarang dalam percepatan pengentasan kemiskinan di Kota Lunpia. 


"Jika ada yang membutuhkan bantuan, tidak tiba-tiba membuat charity, tapi sudah dilakukan dengan pengumpulan zakat secara kolektif dan kontinyu melalui UPZ yang sudah di bentuk dan ini jelas akan sangat membantu," jelasnya. 


Arnaz juga berharap, setelah bergabungnya para musisi menjadi UPZ Baznas Kota Semarang, nantinya dapat diikuti para milenial lain. (eyf) 

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved