Berita Jepara
Bupati Jepara Jamin Stok Pupuk untuk Petani Aman
Petani di Jepara mengalami kendala dalam mendapatkan pupuk. Mereka juga kesulitan kendapatkan pupuk dengan harga terjangkau.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Petani di Jepara mengalami kendala dalam mendapatkan pupuk. Mereka juga kesulitan kendapatkan pupuk dengan harga terjangkau.
Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan pihaknya akan menyelesaikan permasalahan pupuk. Dia akan mengurai satu per satu apa yang menjadi penyebab permasalahannya.
“Beberapa masalah yang muncul selama ini yakni harga pupuk subsidi yang lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) serta belum semua petani mendapatkan kartu tani.
Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kabupaten Karanganyar Besok, Ramadhan Hari ke-18, Rabu 20 April 2022
Baca juga: HORE! THR Bagi ASN di Karanganyar Segera Cair
Baca juga: Alasan Kenapa Anak di Bawah 18 Tahun Boleh Mudik tanpa Booster dan Tes PCR
Padahal kartu tani merupakan instrumen utama penebusan pupuk bersubsidi,” kata Andi, sapaan Bupati Jepara saat menerima audiensi Komisi Pengawas Pupuk dan Peptisida di Ruang Vidcon, kemarin.
Andi meminta kepada bank yang ditunjuk untuk melakukan pencetakan dan distribusi kartu tani ini segera menyelesaikan tugasnya. Sehingga pada musim tanam nanti tidak ada lagi persoalan.
Dia berharap pada musim tanam berikutnya petani tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan pupuk.
“Sebenarnya selama ini tidak ada kelangkaan, sebab dari produsen Pupuk Indonesia menjamin stok pupuk mencukupi. Selama ini yang menjadi kendala hanya pada sistemnya saja sehingga para petani belum semua mendapatkan kartu tani,” bebernya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Zamroni Lestiaza mengungkapkan tahun ini alokasi pupuk bersubsidi di Jepara, Urea sebanyak 14.981 ton, ZA 1000 ton, NPK sejumlah 7.979 ton, SP-36 sebanyak 6 ton, Organik Granul sebanyak 1.049 ton dan Organik Cair sejumlah 1000 ton.
Baca juga: Mobil Bekas Dijual di Semarang Murah Berkualitas Selasa 19 April 2022
Baca juga: PSIS Semarang Jor-joran, Taisei Marukawa Sebut Gajinya Setara dengan Pemain Top Urawa Reds
Baca juga: Kabar Duka, Agustin Soeharno (Theng Liep Nio) Meninggal di Semarang
Terkair kartu tani, saat ini sudah tercetak sebanyak 64.736 kartu. Dari jumlah sebanyak itu pihaknya telah mendistribusikan sebanyak 56.394 dan yang belum terdistribusikan 8.342.
“Kita sudah melakukan berbagai strategi untuk percepatan penggunaan kartu tani. Diantaranya DKPP melalui PPL memastikan semua petani sudah terdaftar dalam e-RDKK,” ujarnya.(yun).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-jepara-dian-kristiandi-saat-menerima-audiensi-komisi-pengawas-pupuk.jpg)